Hujan Lebat hingga Sangat Lebat Masih Berpotensi Guyur Tarakan Beberapa Hari ke Depan

benuanta.co.id, TARAKAN – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi Kota Tarakan masih berpotensi diguyur hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat dalam beberapa hari ke depan. Masyarakat, khususnya yang tinggal di kawasan rawan banjir dan longsor, diminta meningkatkan kewaspadaan.

Kepala BMKG Tarakan, M. Sulam Khilmi, menjelaskan kondisi cuaca yang sempat terasa sangat panas beberapa waktu lalu sebenarnya masih berada dalam kategori normal untuk Tarakan. Sebelumnya, ia telah menyampaikan meskipun sejumlah wilayah Indonesia memasuki musim kemarau, kondisi tersebut tidak berlaku untuk Tarakan.

Baca Juga :  Kasus Dugaan Doxing oleh Direktur PDAM Tarakan Naik Tahap Sidik

“Untuk Tarakan tetap seperti biasa, masuk dalam kategori hujan sepanjang tahun,” ujarnya, Rabu (8/7/2026).

Menurutnya, suhu udara saat itu masih berada pada kisaran normal, yakni sekitar 30 hingga 33 derajat Celsius. Rasa panas yang lebih menyengat dirasakan masyarakat bukan disebabkan peningkatan suhu secara ekstrem, melainkan karena kelembapan udara menurun.

BMKG juga telah mendeteksi bibit siklon di wilayah utara Indonesia sehingga memprakirakan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dalam tiga hari setelah 30 Juni. Selanjutnya, pada 6 Juli, BMKG kembali merilis peringatan dini bahwa sejumlah wilayah di Kalimantan Utara berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat pada 7 Juli. Status peringatan dini ditetapkan pada level siaga.

Baca Juga :  Ribuan Pengunjung Padati Balai Adat Tidung Tarakan pada Momen Libur Sekolah

Kemudian pada 8 Juli, BMKG kembali mengeluarkan prakiraan cuaca yang menunjukkan Kota Tarakan dan Kabupaten Bulungan masih berada pada status siaga dengan potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang disertai angin kencang.

“Kami akan merilis bahwa Tarakan dan Bulungan berada pada level peringatan dini siaga. Artinya hujannya bisa lebat hingga sangat lebat,” jelasnya.

Baca Juga :  Padaw Tuju Dulung Dilarung, Warga Antusias Padati Rangkaian Iraw Tengkayu 2026

Ia mengimbau masyarakat, terutama yang tinggal di daerah rawan banjir maupun longsor, agar terus memantau perkembangan informasi cuaca dari BMKG dan meningkatkan kewaspadaan selama kondisi cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi. (*)

Reporter: Sunny Celine T

Editor: Endah Agustina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *