Curi Uang Orang Tua, Pengakuan Fadli untuk Main Slot

benuanta.co.id, NUNUKAN – Kepolisian Sektor (Polsek) Nunukan melakukan pengungkapan kasus dugaan tindak pidana pencurian dengan kerugian materi mencapai Rp. 33.100.000.

Identitas pelaku diketahui bernama Fadli, berusia 44 tahun warga Kabupaten Nunukan.

Kapolres Nunukan, AKBP Taufik Nurmandia, melalui Kasi Humas, AKP Siswati, menjelaskan modus pelaku yang sudah mengetahui tempat penyimpanan uang bapaknya sendiri di dalam lemari yang sudah terkunci.

Baca Juga :  Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, BPPD Verifikasi Rumah Tidak Layak Huni di Pulau Sebatik

“Korban saat itu sedang berada di Tawau Malaysia. Karena tidak ada orang di rumah pelaku leluasa melakukan kejahatannya dengan cara merusak engsel dari pintu kamar dan kunci dari pintu lemari,” kata Siswati, Ahad 10 Maret 2024.

Sedangkan untuk motif pencurian, pelaku melakukan pencurian karena kecanduan main judi slot. “Pelaku adalah anak kandung dari korban,” jelasnya.

Siswati menceritakan penangkapan Fadli, adanya pengaduan dari salah satu warga dengan melaporkan bahwa telah terjadi pencurian di dalam rumahnya. Usut punya usut ternyata anak kandungnya sendiri.

Baca Juga :  Nunukan Cetak Perajin Kreatif, Produk Anyaman Lokal Disiapkan Tembus Pasar Lebih Luas

“Dari pengaduan itu, korban merasa keberatan dan ingin menempuh jalur hukum berhubung pelaku sangat meresahkan keluarga sendiri hingga pelaku dapat kami amankan di Kantor Polsek Nunukan,” terangnya.

Dari keterangan pelaku, kata Siswati, dia membenarkan atas perbuatannya, namun keterangan atas keseluruhan kerugian korban pelaku menyangkal, yang mana pelaku hanya membenarkan bahwa dirinya mengambil uang orang tuanya sebanyak Rp. 3.100.000.

Baca Juga :  Jembatan Garuda Harapan Baru Petani Krayan Barat Angkut Hasil Panen

“Terkait kerugian korban masih kami dalami untuk lebih mengetahui kepastian total dari keseluruhan kerugian yang dialami korban,” jelasnya.

Sedangkan Fadli, dikenakan Pasal 362 KUHP pidana Jo Pasal 367 Ayat (2) KUHP idana.(*)

Reporter: Darmawan

Editor: Ramli 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *