Warung Sembako di Nunukan Tengah Diamuk Si Jago Merah, Asap Tebal Ganggu Pengguna Jalan

benuanta.co.id, NUNUKAN – Kebakaran hebat melanda sebuah warung sembako di kawasan Pasir Putih, Kelurahan Nunukan Tengah, Kecamatan Nunukan, Kabupaten Nunukan, pada Jumat (19/6/2026) malam. Kobaran api yang cepat membesar membuat bangunan warung nyaris tak terselamatkan dan memicu kepanikan warga sekitar.

Dalam waktu singkat, si jago merah melahap sebagian besar bangunan. Kepulan asap hitam pekat membumbung tinggi ke udara dan terlihat dari berbagai sudut kota. Asap tebal tersebut bahkan sempat mengganggu jarak pandang pengguna jalan yang melintas di sekitar lokasi kejadian.

Baca Juga :  Melaut ke Perairan Perbatasan Indonesia-Malaysia, Nelayan Sebatik Ditemukan Meninggal Dunia di Atas Perahu

Mendapat laporan kebakaran, petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Nunukan segera bergerak menuju lokasi. Sedikitnya enam unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan untuk menjinakkan kobaran api yang terus berkobar.

Petugas terlihat berjibaku melakukan pemadaman di tengah kondisi api yang masih cukup besar. Hingga berita ini diturunkan, proses pemadaman dan pendinginan masih berlangsung guna mencegah api merembet ke bangunan lain yang berada di sekitar lokasi.

Baca Juga :  Angin Puting Beliung Rusak Rumah dan Gereja di Long Bawan, BPBD Pastikan Tak Ada Korban

Peristiwa tersebut menyita perhatian masyarakat. Ratusan warga tampak memadati area sekitar lokasi untuk menyaksikan proses pemadaman, sementara petugas keamanan berupaya mengatur kerumunan agar tidak mengganggu jalannya operasi.

Belum ada keterangan resmi mengenai penyebab kebakaran maupun nilai kerugian yang ditimbulkan. Aparat terkait masih melakukan pendataan dan penyelidikan lebih lanjut. Hingga saat ini juga belum dilaporkan adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Baca Juga :  Pasutri Korban Perahu Terbalik di Sungai Sembakung Ditemukan Meninggal Dunia

Kebakaran ini kembali menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan permukiman dan pertokoan yang memiliki aktivitas tinggi pada malam hari. (*)

Reporter: Soni Irnada

Editor: Endah Agustina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *