Iran Isyaratkan Tindakan Tegas jika Kesepakatan Dilanggar

Istanbul – Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf, Jumat, mengisyaratkan respons keras jika kesepakatan dengan AS dilanggar atau tuntutan yang berlebihan diajukan.

“Jika terjadi pelanggaran komitmen, pelanggaran perjanjian, atau tuntutan berlebihan oleh pihak lain, kami tidak akan ragu untuk memberikan respons yang menghancurkan kepada musuh,” tulis Ghalibaf di akun media sosial X.

Baca Juga :  Trump Ancam Serang Iran lagi jika Gagal Capai Kesepakatan Nuklir

“Mereka telah ditampar sekali dalam perang: jika mereka memilih untuk mengikuti jalan yang sama lagi, mereka akan menerima tamparan yang lebih keras,” tulisnya.

Sembari menekankan bahwa tugas yang diberikan oleh Pemimpin Tertinggi Mojtaba Khamenei kepada mereka adalah “untuk mewujudkan syarat dan ketentuan perjanjian,” dia menegaskan kembali bahwa mereka sedang menjalankan perintah.

Baca Juga :  Rusia Cegat 172 Drone Ukraina Semalam, Termasuk 60 di Wilayah Moskow

Pada Rabu malam (17/6), Presiden AS Donald Trump dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian secara elektronik menandatangani “Memorandum of Understanding Islamabad,” yang dimaksudkan untuk membuka jalan bagi berakhirnya perang yang dilancarkan AS dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari.

Berdasarkan memorandum tersebut, Washington dan Teheran akan mengadakan negosiasi selama 60 hari, dengan kemungkinan perpanjangan, yang bertujuan untuk mencapai kesepakatan akhir yang mencakup program nuklir Iran dan sanksi internasional.

Baca Juga :  Trump Ancam Serang Iran lagi jika Gagal Capai Kesepakatan Nuklir

Sumber: Anadolu / Antara

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *