Iran Sebut Selat Hormuz tetap Ditutup hingga AS Terima Persyaratan

Internasional730 views
Istanbul – Iran mengatakan pada Kamis bahwa Selat Hormuz akan tetap ditutup hingga Amerika Serikat menerima syarat-syarat Teheran untuk membuka kembali jalur perairan strategis tersebut.

Menurut kantor berita semi-resmi Mehr News Agency, Juru Bicata Angkatan Darat Iran Mohammad Akrami-Nia mengatakan bahwa kendali atas selat itu harus berada di bawah otoritas Iran sebelum dapat dibuka kembali.

Baca Juga :  558 orang, Termasuk 260 WN Asing, Hilang Dalam Banjir di China-Nepal

Ia mengatakan Washington harus mematuhi ketentuan dalam kesepakatan kerangka perdamaian bulan lalu, menghentikan apa yang disebutnya sebagai tindakan bermusuhan, dan menerima aturan Iran yang mengatur Selat Hormuz.

Akrami-Nia menambahkan bahwa aksi militer AS yang terus berlanjut tidak akan memaksa Iran untuk membuka kembali jalur perairan tersebut.

Pernyataan tersebut muncul setelah gelombang baru ledakan dilaporkan terjadi di beberapa kota di Iran, seiring Komando Pusat Militer Amerika Serikat (CENTCOM) mengumumkan serangan tambahan terhadap negara itu.

Baca Juga :  Ancaman Danau jebol, China Tangguhkan Operasi Penyelamatan Gyirong

CENTCOM mengatakan serangan tersebut menargetkan kemampuan militer Iran yang terkait dengan ancaman terhadap kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz, yang merupakan jalur penting bagi perdagangan global.

Serangan itu terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran terkait Selat Hormuz, dengan pasukan Amerika menyerang Iran.

Iran kemudian membalas dengan menyerang pangkalan-pangkalan militer AS di berbagai wilayah meskipun terdapat kesepakatan kerangka yang dimediasi Pakistan untuk mencapai penyelesaian yang berkelanjutan.

Baca Juga :  Rubio: AS tidak Berencana untuk Lanjutkan Serangan Militer ke Iran

Sumber: Anadolu/Antara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *