benuanta.co.id, TARAKAN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menegaskan komitmennya menjadikan Turnamen Futsal Piala Gubernur sebagai bagian dari pembinaan atlet usia pelajar. Komitmen tersebut disampaikan Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., saat menutup secara resmi Turnamen Futsal Piala Gubernur Kaltara 2026 di GOR Dwikora Nunukan, Sabtu (11/7/2026) malam.
Penutupan turnamen berlangsung meriah setelah rangkaian pertandingan yang digelar sejak 5 Juli resmi berakhir. Kompetisi yang diikuti 40 tim SMA, SMK, dan MA dari seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Utara itu ditutup dengan partai final yang mempertemukan SMAN 4 Tarakan dan SMAN 1 Nunukan Selatan.
“Turnamen ini menjadi salah satu bentuk komitmen pemerintah dalam membina atlet-atlet muda Kalimantan Utara,” ungkap Gubernur Zainal saat menutup rangkaian turnamen di Gor Dwikora Kabupaten Nunukan pada Sabtu (11/7/2026) malam.
Menurutnya, penyelenggaraan Piala Gubernur tidak hanya bertujuan menentukan tim terbaik, tetapi juga memberi ruang bagi para pelajar untuk mengembangkan kemampuan, mengasah mental bertanding, serta membangun karakter melalui olahraga. Ia menilai nilai sportivitas, disiplin, dan kerja sama yang tumbuh selama kompetisi merupakan bekal penting bagi para atlet di masa depan.
“Ajang ini bukan sekadar mencari juara, tetapi menjadi tempat membentuk karakter, sportivitas, dan persaudaraan antargenerasi muda,” katanya.
Gubernur Zainal turut memberikan apresiasi kepada seluruh tim yang telah berpartisipasi, baik yang berhasil meraih gelar maupun yang belum mencapai hasil terbaik. Menurutnya, pencapaian setiap tim merupakan hasil dari latihan, kedisiplinan, dan kerja keras yang telah dilakukan selama ini.
“Saya mengucapkan selamat kepada seluruh tim yang telah meraih prestasi pada turnamen tahun ini,” ucapnya.
Gubernur Zainal berharap para juara tidak cepat berpuas diri atas capaian yang diraih. Sebaliknya, prestasi tersebut harus dijadikan pijakan untuk terus meningkatkan kemampuan sehingga mampu bersaing pada kejuaraan dengan level yang lebih tinggi.
“Jadikan prestasi ini sebagai motivasi untuk terus mengembangkan kemampuan, berlatih lebih giat, dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi tingkat regional, nasional, bahkan internasional,” pesannya.
Kepada para atlet yang belum berhasil membawa pulang trofi, Gubernur Zainal mengingatkan agar tidak larut dalam kekecewaan. Menurutnya, kekalahan merupakan bagian dari proses pembelajaran yang akan membentuk mental bertanding sekaligus menjadi evaluasi untuk tampil lebih baik pada kesempatan berikutnya.
“Jangan pernah menjadikan kekalahan sebagai akhir dari perjuangan karena setiap pertandingan selalu memberikan pengalaman yang berharga,” tegasnya.
Lebih lanjut, Gubernur Zainal berharap Turnamen Futsal Piala Gubernur Kaltara dapat terus digelar secara berkesinambungan dengan melibatkan seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Utara. Ia optimistis kompetisi yang konsisten akan melahirkan semakin banyak atlet potensial yang mampu mengharumkan nama daerah di berbagai ajang bergengsi.
“Kami berharap turnamen ini terus berkembang sehingga menjadi wadah lahirnya atlet-atlet futsal Kalimantan Utara yang mampu berprestasi di tingkat yang lebih tinggi,” pungkasnya. (*)
Reporter: Eko Saputra
Editor: Endah Agustina








