“Kami, para pemimpin Denmark, Prancis, Jerman, Italia, Belanda, Norwegia, Spanyol, Swedia, Ukraina, dan Inggris Raya, menyadari ancaman yang semakin meningkat dari rudal balistik serta semakin pentingnya kemampuan pertahanan bagi keamanan benua Eropa. Hari ini, kami mengumumkan dimulainya pembentukan Koalisi Anti-Rudal Balistik yang bersifat murni defensif,” demikian bunyi pernyataan bersama tersebut pada Senin (13/7).
Koalisi tersebut dilaporkan bertujuan melengkapi sistem pertahanan rudal yang sudah ada dan membangun kemampuan bersama bagi Eropa.
Menurut pernyataan bersama itu, negara-negara tersebut ingin menetapkan persyaratan operasional bersama, membentuk kelompok kerja teknis dan mekanisme tata kelola, serta menyusun peta jalan.
Koalisi tersebut juga mengundang negara-negara lain yang sejalan dengan prinsip dan tujuannya untuk bergabung.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti/ Antara







