Potensi Hujan Guyur Sejumlah Wilayah Nunukan

benuanta.co.id, NUNUKAN – Hujan berpotensi mengguyur sejumlah wilayah di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, dalam 24 jam ke depan. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Nunukan juga mencatat potensi hujan petir di wilayah Sembakung.

Kepala BMKG Nunukan, William Sinaga mengatakan, prakiraan cuaca tersebut berlaku mulai Sabtu, 19 September 2026 pukul 08.00 Wita hingga Minggu, 20 September 2026 pukul 08.00 Wita.

Baca Juga :  Satgas Pamtas Gagalkan Peredaran 142 Botol Miras dan 1.200 Kosmetik Ilegal di Sebatik

“Secara umum, kondisi cuaca di wilayah Nunukan berpotensi cerah berawan hingga hujan ringan. Masyarakat tetap perlu memperhatikan perkembangan cuaca, terutama saat terjadi perubahan kondisi atmosfer,” kata William.

Berdasarkan prakiraan BMKG, hujan ringan berpotensi terjadi pada pagi hari di Nunukan dan Nunukan Selatan.

Kondisi serupa juga berpeluang terjadi di sejumlah wilayah Sebatik, termasuk Sebatik Tengah, Sebatik Utara, Sebatik Timur dan Sebatik Barat.

Baca Juga :  TNI di Perbatasan Dituntut Makin Responsif, Lanal Nunukan Tekankan Profesionalisme dan Sinergi

Di wilayah pedalaman, potensi hujan juga tersebar di beberapa kecamatan. Lumbis Hulu diprakirakan mengalami hujan pada malam hari, sedangkan Lumbis dan Sembakung Atulai berpotensi hujan pada pagi maupun dini hari.

Perhatian khusus diberikan terhadap wilayah Sembakung. BMKG memprakirakan adanya potensi hujan petir pada malam hari, sehingga masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan ketika beraktivitas di luar ruangan.

Suhu udara di Kabupaten Nunukan secara umum berada pada kisaran 21–31 derajat Celsius, dengan kelembapan udara mencapai 66–100 persen.

Baca Juga :  Konsulat RI Tawau Fasilitasi Dokumen Kependudukan bagi Ratusan Anak WNI di Lahad Datu

William mengimbau masyarakat untuk tidak mengabaikan perubahan cuaca yang terjadi secara cepat dan tetap mengikuti informasi resmi BMKG.

“Terutama bagi masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan, diharapkan tetap memantau informasi cuaca dan peringatan dini yang dikeluarkan BMKG,” pungkasnya. (*)

Reporter: Novita A.K

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *