Roma tetap di puncak klasemen dengan 13 poin dari lima pertandingan, sedangkan Inter tepat di bawahnya dengan koleksi poin yang sama.
Roma membuka keunggulan ketika pertandingan baru berjalan enam menit. Kone memanfaatkan kemelut di dalam kotak penalti setelah menerima bola dari Nahuel Molina, sebelum melepaskan tembakan mendatar yang menaklukkan Josep Martinez.
Roma hampir menggandakan keunggulan pada menit ke-20. Paulo Dybala menerima bola di tepi kotak penalti dan melepaskan tembakan, yang arahnya melebar tipis dari tiang kanan.
Inter kemudian memiliki peluang emas melalui Yann Bisseck. Pada menit ke-26, Bisseck berhasil berhadapan langsung dengan Mile Svilar, tetapi kiper Roma melakukan penyelamatan gemilang.
Empat menit kemudian, Inter kembali mendapat kesempatan menyamakan kedudukan. Alessandro Bastoni melepaskan tembakan yang membentur tiang kiri gawang Roma.
Roma menambah keunggulan pada menit ke-37. Kone kembali mencatatkan namanya di papan skor melalui penyelesaian di dalam kotak penalti. Gol itu diperiksa VAR sebelum disahkan dan membuat Roma unggul 2-0 saat turun minum.
Inter merespons setelah babak kedua dimulai. Pada menit ke-46, Lautaro Martinez memperkecil ketertinggalan setelah menerima umpan Marcus Thuram dan melepaskan tembakan ke sudut kanan bawah gawang Svilar.
Thuram nyaris menyamakan kedudukan pada menit ke-59. Penyerang asal Prancis itu menerobos kotak penalti dan melepaskan tembakan keras, tetapi bola hanya melewati sisi kiri gawang Roma.
Roma kembali mendapat peluang melalui Donyell Malen pada menit ke-68. Tembakannya setelah menerima bola dari sepak pojok sempat mengenai kepala Josep Martinez sebelum diamankan kiper Inter.
Inter akhirnya menyamakan kedudukan pada menit ke-79. Lautaro kembali menjadi penyelamat Nerazzurri setelah menunjukkan ketenangan di dalam kotak penalti sebelum melepaskan tembakan yang bersarang di sisi kanan gawang Roma.
Sumber : Antara







