benuanta.co.id, NUNUKAN – Pengelolaan kawasan Taman Nasional Kayan Mentarang (TNKM) menjadi salah satu hal yang dibahas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan bersama Balai TNKM.
Pembahasan diarahkan pada penguatan komunikasi dan kolaborasi agar upaya menjaga kawasan konservasi tetap berjalan seiring dengan kebutuhan masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan.
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Nunukan, Drs. Raden Iwan Kurniawan, mengatakan pengelolaan kawasan konservasi tidak bisa dilepaskan dari keberadaan masyarakat di sekitarnya. Menurutnya, pemerintah daerah dan Balai TNKM perlu memiliki komunikasi yang baik dalam menjalankan program, terutama yang berkaitan langsung dengan masyarakat.
“Yang paling penting adalah bagaimana pemerintah daerah dan Balai Taman Nasional bersama-sama menjaga kelestarian alam, karena dampaknya juga kembali kepada masyarakat,” ujar Iwan.
Ia mengatakan, keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam berbagai kegiatan yang dilakukan di kawasan TNKM. Karena itu, program yang dijalankan diharapkan dapat terus membuka ruang bagi masyarakat untuk terlibat.
“Banyak aktivitas kegiatan dari Balai yang memang mengedepankan masyarakat. Kami berterima kasih dan berharap ke depan sinergi kita semakin baik,” katanya.
Iwan berharap komunikasi yang terbangun antara Pemkab Nunukan dan Balai TNKM tidak berhenti pada koordinasi, tetapi dapat menghasilkan kerja sama yang lebih konkret di lapangan.
“Semoga apa yang kita diskusikan, termasuk saran dan masukan untuk perbaikan ke depan, bisa menjadi embrio untuk disinergikan sehingga kerja sama kita menjadi lebih maju,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Balai TNKM, Seno Pramudito, mengatakan terdapat sejumlah hal yang dapat dikerjakan bersama dengan Pemkab Nunukan. Menurutnya, kerja sama tersebut dapat diarahkan pada kepentingan bersama dalam menjaga kawasan TNKM sekaligus mendukung masyarakat yang berada di sekitar kawasan.
“Hal-hal yang menjadi tujuan bersama bisa kita lakukan dengan target yang sama. Tentunya komunikasi itu yang menjadi hal utama,” kata Seno.
Ia juga menyampaikan bahwa berbagai program Pemkab Nunukan yang berkaitan dengan masyarakat dapat dikomunikasikan dengan Balai TNKM sehingga pelaksanaannya dapat berjalan lebih selaras.
Kolaborasi ini dinilai penting mengingat kawasan TNKM tidak hanya berkaitan dengan upaya konservasi, tetapi juga bersinggungan langsung dengan kehidupan masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Nunukan. (*)
Reporter: Novita A.K
Editor: Endah Agustina







