benuanta.co.id, TARAKAN – Tiket kapal reguler untuk sejumlah rute keberangkatan dari Tarakan bahkan tiket dari rute lain ke Tarakan juga dilaporkan selalu habis terjual.
Kondisi ini dipicu tingginya permintaan penumpang, sementara armada yang melayani masih terbatas.
Kepala Cabang PT Pelni Tarakan, Ferdy Ronny Masengi, mengatakan tiket yang tersedia di sistem telah habis karena menyesuaikan dengan kapasitas tempat duduk kapal.
“Kalau di sistem memang sudah habis, karena itu sesuai dengan jumlah kapasitas kapal. Biasanya nanti ada tambahan non-seat,” ujarnya, Jumat (16/4/2026).
Ia menjelaskan, penambahan kuota non-seat dilakukan untuk mengakomodasi calon penumpang yang tetap ingin berangkat sesuai jadwal yang telah direncanakan.
Menurutnya, selama ini seluruh calon penumpang dari Tarakan masih dapat terlayani, meskipun kapasitas kursi reguler di kapal sudah penuh.
“Kalau di Tarakan sendiri sejauh ini masih semua masih terlayani. Walaupun seat yang tersedia memang sudah terisi semua, masih ada permintaan dari calon penumpang yang ingin berangkat sesuai jadwal. Itu kami bantu dengan adanya penambahan non-seat,” katanya.
Ferdy menambahkan, tiket non-seat tidak dipublikasikan secara umum dan hanya dapat diperoleh langsung melalui kantor cabang PT Pelni. Hal itu dilakukan karena penambahan non-seat harus disesuaikan dengan kapasitas yang masih tersedia di atas kapal.
“Untuk mendapatkan non-seat memang harus ke kantor cabang, karena tidak bisa di-publish secara umum. Pemberlakuannya juga harus melihat jumlah kapasitas yang tersedia di atas kapal,” jelasnya.
Saat ini, kapal yang melayani rute dari dan ke Tarakan di antaranya KM Bukit Siguntang dan KM Lambelu. Dengan keterbatasan armada tersebut, tingginya permintaan penumpang diperkirakan akan terus berdampak terhadap ketersediaan tiket, terutama pada periode ramai penumpang. (*)
Reporter: Sunny Celine T
Editor: Endah Agustina







