benuanta.co.id, NUNUKAN – Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Nunukan menegaskan pentingnya memperluas gerakan olahraga masyarakat sebagai respons terhadap semakin menurunnya aktivitas fisik masyarakat akibat perubahan pola hidup dan perkembangan teknologi.
Hal itu menjadi salah satu fokus pembahasan dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) II KORMI Kabupaten Nunukan Tahun 2026 yang digelar di Cafe Sayn Nunukan, Senin (1/6/2026).
Ketua KORMI Nunukan, H. Akbar Ali, mengatakan olahraga masyarakat harus ditempatkan sebagai kebutuhan sehari-hari, bukan sekadar kegiatan seremonial atau agenda kompetisi semata. Menurutnya, tantangan yang dihadapi saat ini adalah bagaimana mendorong masyarakat agar lebih aktif bergerak di tengah gaya hidup yang semakin minim aktivitas fisik.
“Perubahan gaya hidup membuat aktivitas fisik masyarakat semakin berkurang. Karena itu, KORMI harus hadir dengan program yang mampu mengajak masyarakat berolahraga secara mudah, murah, dan menyenangkan,” kata Akbar Ali.
Ia menjelaskan, olahraga masyarakat memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas kesehatan, kebugaran, sekaligus memperkuat interaksi sosial di lingkungan masyarakat.
Karena itu, seluruh induk organisasi olahraga (Inorga) di bawah naungan KORMI diminta tidak hanya berfokus pada kegiatan internal organisasi, tetapi juga memperluas jangkauan program hingga menyentuh masyarakat secara langsung.
Menurutnya, Kabupaten Nunukan memiliki potensi besar untuk mengembangkan olahraga masyarakat karena didukung keberagaman budaya dan komunitas yang tersebar di berbagai wilayah.
“Keberagaman Inorga yang ada harus menjadi kekuatan untuk membangun gerakan olahraga yang inklusif dan dapat diikuti semua kalangan, mulai anak-anak hingga lanjut usia,” ujarnya.
Akbar menambahkan, Rakerda menjadi momentum penting untuk mengevaluasi capaian program yang telah dilaksanakan sekaligus menyusun langkah strategis yang lebih terukur dan berdampak bagi masyarakat.
Ia meminta seluruh pengurus KORMI dan Inorga menjadikan Gerakan Indonesia Aktif sebagai pedoman dalam merancang program kerja sehingga arah pembangunan olahraga masyarakat di Nunukan dapat berjalan lebih terstruktur.
“Tujuan akhirnya adalah menciptakan masyarakat yang sehat, bugar, produktif, dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik. KORMI harus mampu menjadi motor penggerak lahirnya budaya hidup aktif di tengah masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Rakerda II KORMI Nunukan, Hamzah, mengatakan kegiatan tersebut diikuti pengurus KORMI serta perwakilan Inorga yang ada di Kabupaten Nunukan.
Menurutnya, Rakerda merupakan forum tertinggi organisasi di tingkat daerah yang digunakan untuk mengevaluasi pelaksanaan program kerja tahun 2025 sekaligus menetapkan program kerja tahun 2026.
“Melalui Rakerda ini, seluruh pengurus dan Inorga dapat menyamakan arah kebijakan organisasi serta merumuskan program yang lebih efektif dalam mengembangkan olahraga masyarakat di Kabupaten Nunukan,” tutupnya. (*)
Reporter: Novita A.K
Editor: Endah Agustina







