benuanta.co.id, NUNUKAN – Tim gabungan masih melakukan pencarian terhadap dua warga Desa Pulau Keras, Kecamatan Sembakung Atulai, Kabupaten Nunukan, yang diduga hanyut di Sungai Sembakung setelah perahu yang mereka tumpangi karam pada Kamis (16/7) malam sekitar pukul 22.00 Wita.
Kedua korban diketahui merupakan pasangan suami istri, Kuntakan (53) dan Masundi (52), warga Desa Pulau Keras. Saat kejadian, keduanya menyeberangi Sungai Sembakung menggunakan perahu untuk menemui anak mereka.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, perahu yang ditumpangi korban menabrak sebatang kayu di tengah aliran sungai. Benturan tersebut mengakibatkan perahu karam dan kedua korban diduga terseret arus.
Mendapat laporan dari masyarakat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nunukan melalui Pos BPBD Lumbis langsung mengerahkan personel ke lokasi kejadian. Bersama aparat setempat dan unsur terkait, tim gabungan melakukan asesmen awal sebelum menyisir lokasi terakhir korban diduga terlihat.
Komandan Lapangan Pos BPBD Lumbis, Jamiat, mengatakan pencarian dilakukan dengan menyusuri aliran sungai dan memperluas area pencarian bersama aparat keamanan, pemerintah desa, serta masyarakat setempat.
“Kami langsung bergerak setelah menerima laporan dari masyarakat. Tim gabungan telah melakukan asesmen dan penyisiran di lokasi terakhir korban diduga tenggelam. Pencarian akan terus dilanjutkan hingga ada perkembangan lebih lanjut,” ujarnya.
Selain melakukan penyisiran, petugas juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memaksimalkan proses pencarian. Jamiat mengimbau masyarakat yang beraktivitas di sungai agar selalu mengutamakan keselamatan dengan menggunakan alat pelampung dan meningkatkan kewaspadaan, terutama saat kondisi arus sungai cukup deras.
Hingga berita ini diterbitkan, kedua korban masih belum ditemukan. Operasi pencarian akan kembali dilanjutkan dengan melibatkan BPBD, aparat terkait, serta dukungan masyarakat setempat. (*)
Reporter: Novita A.K
Editor: Endah Agustina







