benuanta.co.id, NUNUKAN– Sebuah rumah semi permanen milik Muh Hariyono (28), warga Jalan Sei Fatimah RT 04, Desa Binusan, Kecamatan Nunukan, terbakar pada Jumat (10/7/2026) siang. Saat peristiwa kebakaran terjadi, pemilik rumah yang bekerja sebagai satpam di RSUD Nunukan sedang menjalankan tugas dan melaksanakan ibadah salat Jumat.
Berdasarkan keterangan warga sekitar, awalnya terlihat asap tebal keluar dari dalam rumah Hariyono yang berukuran sekitar 6 x 18 meter persegi. Warga kemudian berteriak meminta pertolongan dan segera menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Komandan Pleton Damkar Nunukan, Dwi Ratmono, mengatakan laporan kebakaran diterima pihaknya sekitar pukul 12.29 Wita. “Petugas bersama armada pemadam kebakaran langsung dikerahkan menuju lokasi kejadian,” ujar Ratmono.
Ia menjelaskan, posisi rumah yang terbakar berada sangat dekat dengan bangunan warga lainnya, dengan jarak hanya sekitar satu meter. Kondisi tersebut membuat petugas harus bergerak cepat untuk mencegah api merambat ke rumah-rumah di sekitar lokasi.
“Petugas segera melakukan pemadaman sekaligus melokalisir api agar tidak menjalar ke bangunan lain,” katanya.
Dengan mengerahkan lima unit mobil pemadam kebakaran, api akhirnya berhasil dikendalikan. Proses pemadaman juga mendapat bantuan dari satu unit armada pemadam kebakaran milik Kodim Nunukan. Akibat kejadian tersebut, sejumlah bagian rumah seperti plafon, perkakas, dan perabotan rumah tangga mengalami kerusakan serta hangus terbakar.
“Kebakaran diduga akibat korsleting atau hubungan arus pendek listrik pada sambungan instalasi,” ungkapnya.
Tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sementara kerugian materi akibat kebakaran diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. (*)
Reporter: Novita A.K
Editor: Endah Agustina








