Sejumlah Wilayah Nunukan Berpotensi Diguyur Hujan Disertai Petir pada Malam hingga Dini Hari

benuanta.co.id, NUNUKAN– Masyarakat Kabupaten Nunukan diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi perubahan cuaca dalam 24 jam ke depan.

Berdasarkan prakiraan cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas IV Nunukan yang berlaku mulai Rabu, 8 Juli 2026 pukul 08.00 Wita hingga Kamis, 9 Juli 2026 pukul 08.00 Wita, sebagian besar wilayah diperkirakan mengawali hari dengan cuaca cerah berawan.

Namun, memasuki malam hingga dini hari, sejumlah kecamatan berpotensi diguyur hujan, bahkan disertai petir.

Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas IV Nunukan, William Sinaga, menjelaskan kondisi atmosfer saat ini masih mendukung pertumbuhan awan hujan pada malam hari. Oleh karena itu, masyarakat diminta tidak lengah meskipun cuaca pada pagi dan siang hari terlihat cukup bersahabat.

Baca Juga :  UMKM Nunukan Berbondong-bondong Urus Legalitas Usaha

“Secara umum, pagi hingga siang hari cuaca di wilayah Kabupaten Nunukan didominasi cerah berawan. Namun, pada malam hingga dini hari terdapat potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang di beberapa wilayah, bahkan berpeluang disertai petir. Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memperhatikan perkembangan informasi cuaca dari BMKG dan menyesuaikan aktivitas, terutama yang dilakukan di luar ruangan maupun di perairan,” ujar William Sinaga.

Prakiraan BMKG menunjukkan wilayah Nunukan diperkirakan cerah berawan pada pagi, cerah pada siang, dan kembali cerah berawan pada malam hari, sebelum berpotensi mengalami hujan ringan menjelang dini hari. Sementara itu, Nunukan Selatan diprediksi mengalami hujan pada pagi hari dan berpotensi terjadi hujan disertai petir saat dini hari.

Baca Juga :  Polisi Ciduk 2 Karyawan PT KHL II yang Diduga Curi Ban Dump Truck Perusahaan

Di wilayah Sei Menggaris, cuaca diprakirakan berawan pada pagi dan siang hari, kemudian hujan pada malam hingga dini hari. Sementara kawasan Sebatik, Sebatik Utara, Sebatik Timur, Sebatik Barat, dan Sebatik Tengah umumnya cerah berawan pada pagi hingga malam hari, namun berpotensi diguyur hujan disertai petir pada dini hari.

Potensi hujan juga diprakirakan terjadi di wilayah daratan pedalaman seperti Lumbis, Lumbis Hulu, Lumbis Ogong, Lumbis Pansiangan, Sembakung, Sembakung Atulai, Sebuku, dan Tulin Onsoi. Beberapa wilayah diperkirakan mengalami hujan sejak malam hari, sedangkan lainnya berpotensi diguyur hujan pada pagi atau dini hari.

Baca Juga :  Dewan Pendidikan Kaltara Soroti Minimnya Sosialisasi Juknis SPMB di Nunukan

Selama periode prakiraan tersebut, suhu udara di Kabupaten Nunukan berkisar antara 21 hingga 33 derajat Celsius, dengan kelembapan udara yang cukup tinggi, yakni 71 hingga 100 persen. Kecepatan angin umumnya berada pada kisaran 3–11 kilometer per jam. William Sinaga juga mengingatkan masyarakat agar mewaspadai dampak yang dapat ditimbulkan akibat hujan, seperti jalan licin, genangan air, berkurangnya jarak pandang, hingga sambaran petir.

Nelayan, pengguna transportasi sungai maupun laut, serta masyarakat yang akan melakukan perjalanan diharapkan terlebih dahulu memastikan kondisi cuaca. “Kami mengajak masyarakat untuk tidak hanya melihat kondisi cuaca saat ini, tetapi juga memperhatikan prakiraan cuaca sebelum beraktivitas,” pungkasnya. (*)

Reporter: Novita A.K

Editor: Endah Agustina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *