Piala Gubernur Futsal Kaltara Masuki Babak 16 Besar Persaingan Kian Sengit

benuanta.co.id, TARAKAN – Turnamen Piala Gubernur Futsal Kalimantan Utara (Kaltara) 2026 terus bergulir dan kini resmi memasuki babak 16 besar. Setelah menyelesaikan rangkaian pertandingan fase penyisihan, sebanyak 16 tim terbaik berhasil mengamankan tiket ke fase gugur yang diprediksi menghadirkan pertandingan lebih ketat dan penuh gengsi.

Ketua Panitia Piala Gubernur Futsal Kaltara 2026, Riski Sovayunanto, mengatakan seluruh rangkaian pertandingan sejak kick off berjalan sesuai jadwal. Memasuki babak 16 besar, setiap tim dituntut tampil lebih maksimal karena tidak ada lagi ruang untuk melakukan kesalahan.

“Babak 16 besar tentu akan lebih kompetitif karena seluruh tim yang lolos merupakan tim-tim terbaik dari fase penyisihan,” ungkapnya, Rabu (8/7/2026).

Ia menjelaskan, tingginya kualitas persaingan tidak terlepas dari meningkatnya jumlah peserta pada tahun ini. Sebanyak 40 tim dari SMA, SMK, dan MA se-Kalimantan Utara ambil bagian dalam turnamen, meningkat dibandingkan tahun lalu yang diikuti 32 tim.

Baca Juga :  Pemerintah Normalkan Kembali Tarif Pajak Kendaraan di Kaltara

“Dari 32 tim tahun lalu naik menjadi 40 tim. Antusiasme sekolah-sekolah memang sangat luar biasa,” jelasnya.

Menurut Riski, peningkatan jumlah peserta merupakan hasil dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara yang sejak awal mendorong agar pembinaan atlet pelajar terus diperluas melalui kompetisi resmi. Kuota peserta pun sempat ditambah setelah banyak sekolah masih mengajukan permohonan untuk ikut bertanding.

“Instruksi Pak Gubernur sebanyak-banyaknya peserta bisa difasilitasi selama memungkinkan, sehingga akhirnya kuota bertambah menjadi 40 tim,” bebernya.

Baca Juga :  Piala Gubernur Futsal Wadah Pembinaan Atlet Muda Kaltara hingga Bekal Raih Pendidikan Tinggi

Ia menilai, babak 16 besar akan menjadi ujian sesungguhnya bagi seluruh tim karena setiap pertandingan berlangsung dengan sistem gugur. Tim yang mampu menjaga konsistensi permainan berpeluang melangkah ke perempat final hingga memperebutkan gelar juara.

“Mulai fase ini semua pertandingan sangat menentukan,” ucapnya.

Selain menjadi ajang persaingan antarsekolah, turnamen ini juga menjadi wadah bagi atlet muda menunjukkan kemampuan terbaiknya di hadapan masyarakat. Riski berharap kompetisi mampu melahirkan pemain-pemain potensial yang nantinya dapat memperkuat Kaltara pada berbagai kejuaraan yang lebih tinggi.

“Harapan kami pembinaan atlet tidak berhenti di tingkat provinsi, tetapi bisa melahirkan pemain yang mampu bersaing di level nasional,” tuturnya.

Riski menambahkan, panitia sejak awal berupaya menjaga kualitas penyelenggaraan melalui penerapan regulasi pertandingan yang jelas, pelaksanaan technical meeting sebelum kompetisi dimulai, hingga penugasan wasit dari berbagai daerah agar pertandingan berlangsung profesional dan menjunjung tinggi sportivitas.

Baca Juga :  Panitia Dorong Piala Gubernur Futsal Kaltara Berkembang Menjadi Kompetisi Regional Kalimantan

“Kami ingin seluruh pertandingan berjalan profesional sehingga semua peserta merasa mendapatkan perlakuan yang adil,” ujarnya.

Ia optimistis persaingan akan semakin menarik seiring berjalannya babak gugur. Dukungan masyarakat yang terus memadati arena pertandingan juga menjadi motivasi tersendiri bagi para atlet untuk menampilkan permainan terbaik hingga partai final nanti.

“Kami berharap semangat sportivitas tetap dijaga dan masyarakat terus memberikan dukungan positif kepada seluruh peserta yang bertanding,” pungkasnya. (*)

Reporter: Eko Saputra
Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *