Program Optimasi Lahan Dongkrak Luas Tanam Padi Bulungan hingga 1.025 Hektare

benuanta.co.id, BULUNGAN – Luas tanam padi di Kabupaten Bulungan hingga Mei 2026 tercatat mencapai 1.025,25 hektare. Sebagian besar areal tersebut berasal dari program Optimasi Lahan (oplah) yang terus didorong pemerintah daerah untuk meningkatkan produksi pangan.

Saat dikonfirmasi Kepala Dinas Pertanian Bulungan, Kristiyanto mengatakan, dari total luas tanam tersebut sebanyak 998,50 hektare merupakan lahan yang dikelola melalui program oplah. Menurutnya, program optimasi lahan menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan pemanfaatan lahan pertanian tanpa harus membuka kawasan baru dalam skala besar.

Baca Juga :  Siapkan Rp 6 Miliar, Bulungan Prioritaskan Pengaspalan Jalan Ilanun pada 2026

“Program oplah terbukti mampu meningkatkan pemanfaatan lahan pertanian yang sebelumnya kurang produktif sehingga dapat kembali ditanami padi,” katanya, Senin (1/6/2026).

Berdasarkan data Dinas Pertanian Bulungan, Kecamatan Tanjung Palas Tengah menjadi wilayah dengan capaian luas tanam oplah terbesar yakni mencapai 346,75 hektare. Kondisi tersebut menjadikan wilayah itu sebagai salah satu penopang utama produksi padi di Bulungan pada musim tanam tahun ini.

Baca Juga :  Delapan Desa Persiapan di Bulungan Masuk Usulan Pemekaran

Sementara itu, Kecamatan Tanjung Selor berada di posisi berikutnya dengan luas tanam 200,75 hektare, disusul Kecamatan Tanjung Palas seluas 178,75 hektare. Untuk kategori padi sawah, Kecamatan Tanjung Palas Timur mencatat luas tanam tertinggi sebesar 10 hektare. Kemudian Kecamatan Tanjung Palas Utara seluas 8,5 hektare dan Kecamatan Tanjung Palas Tengah sekitar 5 hektare.

Kristiyanto menambahkan, pemerintah daerah juga terus memperkuat pendampingan kepada petani guna meningkatkan produktivitas hasil pertanian. Dukungan tersebut meliputi bantuan benih unggul, pupuk, alat dan mesin pertanian (alsintan), hingga pembangunan infrastruktur penunjang pertanian.

Baca Juga :  Luminor Hotel Tanjung Selor Serahkan Satu Ekor Hewan Kurban ke Masjid Darul Muttaqin

“Fokus kami bukan hanya menambah luas tanam, tetapi juga meningkatkan produktivitas agar hasil panen petani semakin optimal,” katanya.

Selain program oplah, Pemkab Bulungan juga mengawal program cetak sawah rakyat untuk memperluas areal produksi pangan di daerah. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan ketersediaan pangan sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat di Kabupaten Bulungan. (*)

Reporter: Ike Julianti

Editor: Endah Agustina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *