benuanta.co.id, TARAKAN – Meskipun Hari Besar Keagamaan (HBK) yakni Natal dan menyambut pergantian Tahun Baru 2023 tinggal dua pekan lagi, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Disnaktangan) Kota Tarakan Elang Buana mengatakan komoditas pertanian bisa terkendali.
“Menjelang Natal dan Tahun Baru untuk Cabai yang biasanya bergejolak. Sekarang kita produksi yang cukup banyak artinya sudah swasembada,” tuturnya Senin (12/12/2022).
Tak hanya itu, pihaknya mengatakan sudah swasembada daging ayam di Kota Tarakan.
“Kemudian beras yang harganya naik kita juga sudah ada stok yang mencukupi begitu juga gula tepung minyak. Minyak sekarang ada yang Rp 16 ribu per kilogram, Rp 18 ribu sekilo, kita juga tetap pantau gula juga demikian sudah kita antisipasi,” ungkapnya.
Adapun dalam waktu dekat, kata Elang Buana, telah menerima informasi dari Bulog akan mendatangkan beberapa komoditas lagi di Kota Tarakan.
“Insyaallah aman jauh lebih aman kebutuhan stok pangan terpenuhi. Apalagi daging ayam, bawang merah, bawang putih aman,” tuturnya.

Terpisah, menurut pedagang di Pasar Gusher, Dewi (46) mengatakan kondisi harga cabai, bawang, sayur, telur masih normal.
“Alhamdulillah harga bahan pokok ini masih normal, masih banyak pembeli ke kita dari pagi sampai sore,” jelasnya.
Menurutnya, harga komoditas sewaktu-waktu dapat berubah biasa terjadi 1 minggu atau 5 hari sebelum Natal maupun tahun baruan.
“Ini harga masih normal, minyak goreng kemasan 2 liter dan yang botolan masih terjangkau. Biasa naik nanti pas dekat-dekat Natal tahun baruan itu banyak yang butuh lalu proses pengiriman kesini kan butuh biaya ekstra sehingga ada perbedaan harga,” pungkasnya.(*)
Reporter: Georgie Silalahi
Editor: Ramli







