Jumlah Honorer Hampir Menyamai ASN, BKPSDM: Akan Sulit Jika Honorer Dihapus

benuanta.co.id, TARAKAN – Isu tentang penghapusan tenaga honorer di tahun 2023 nampaknya bukan isapan jempol belaka. Penghapusan tenaga honorer tersebut telah dituangkan ke dalam Peraturan Pemerintah (PP) 49/2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja. Dalam aturan itu, masa kerja honorer diatur hingga 2023.

Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Tarakan, Ismail menjelaskan pihaknya baru akan melakukan rapat terkait aturan yang baru pihaknya terima di akhir Mei kemarin.

“Ini kan baru kami terima 31 Mei, memang ini sudah kita dengar sebelumnya namun belum ada surat. Jadi kita rapatkan hari ini mau dibagaimanakan mereka (honorer) ini,” jelasnya saat ditemui, Senin (6/6/2022).

Ia mengaku bahwa tenaga honorer saat ini berjumlah hampir sama dengan jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) yakni sekitar 3.000 orang. Adapun Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang paling banyak memiliki tenaga honorer Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

“Sangat berat kalau dihapus, karena jumlah nya sama ASN hampir sama. Bisa jadi kinerja ASN dua kali lipat karena tenaga honorer kan membantu juga,” sebutnya.

Menyoal pengangkatan honorer menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) nampaknya pihaknya tidak yakin. Karena jumlah PPPK yang diangkatpun memiliki kuota terbatas.

“Kemarin 3 saja, padahal yang kita usulkan lebih. Boleh menambah tapi tidak melebihi dari jumlah yang akan pensiun, misalnya pensiun 71 berarti harus 70 saja yang bisa masuk, itupun seleksi dan tes lagi. Tesnya pun sama dengan pegawai,” beber dia.

Ismail juga menegaskan, dalam sistem pemberian upah atau gaji berasal dari anggaran pihak Pemkot. Dalam sistem pembayaran gaji pun, pihak Pemkot tidak merasa keberatan untuk membayar tenaga honorer.

“Kecuali yang seperti cleaning service itu baru pihak ketiga, selama pembayaran gaji pun tidak ada kendala, lancar aja. Justru pas mau lebaran kita bayarkan duluan karena liburnya panjang kan jadi kita bayarkan duluan,” tutup Ismail. (*)

Reporter: Endah Agustina

Editor: Matthew Gregori Nusa

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *