Waspada! Hujan Diprediksi Guyur Tarakan 3 Hari ke Depan

benuanta.co.id, TARAKAN – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Tarakan menyampaikan prakiraan cuaca untuk Kota Tarakan selama beberapa hari ke depan.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, terutama terhadap potensi hujan pada malam hingga dini hari yang berisiko memicu bencana hidrometeorologi.

Kepala BMKG Kota Tarakan, Muhammad Sulam Khilmi, yang disampaikan oleh Forecaster BMKG Tarakan, Novira Ismi Handayani, menjelaskan cuaca pada hari ini masih berpeluang diguyur hujan ringan hingga siang hari.

“Untuk hari ini masih ada potensi hujan ringan, terutama menjelang siang,” jelasnya, Rabu (6/8/2025).

Dalam tiga hari ke depan, pola cuaca diprakirakan relatif stabil pada pagi hingga siang hari. Namun, potensi hujan tetap ada pada dini hari.

Baca Juga :  Kasus Dugaan Doxing oleh Direktur PDAM Tarakan Naik Tahap Sidik

“Secara umum, cuaca pagi hari cerah hingga cerah berawan, dan dini hari berpeluang hujan ringan hingga sedang,” tuturnya.

BMKG juga mendeteksi adanya potensi hujan lebat disertai petir, meski intensitasnya diperkirakan menurun dibandingkan hari ini.

“Peluang hujan lebat dan petir masih ada, tapi dengan durasi yang lebih singkat dibanding dini hari tadi,” sebutnya.

Terkait kondisi hujan lebat yang terjadi pada dini hari sebelumnya, BMKG mencatat bahwa fenomena itu disebabkan oleh adanya belokan angin di wilayah Laut Sulawesi.

“Belokan angin ini menyebabkan konvergensi atau pemampatan massa udara, yang memicu hujan deras di wilayah Kalimantan Utara, khususnya Kota Tarakan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Ribuan Pengunjung Padati Balai Adat Tidung Tarakan pada Momen Libur Sekolah

Sementara itu, untuk potensi banjir rob, BMKG belum mencatat kemungkinan terjadi dalam waktu dekat. Namun, masyarakat tetap diminta waspada pada pertengahan bulan.

“Potensi banjir rob diperkirakan baru akan muncul antara tanggal 10 hingga 13 Agustus mendatang,” terangnya.

Kondisi perairan Tarakan juga turut menjadi perhatian. Hari ini, tinggi gelombang laut masuk kategori sedang dengan ketinggian 1,25 hingga 2,5 meter. “Untuk dua hari ke depan, diprediksi gelombang turun ke kategori rendah, yakni antara 0,5 hingga 1,25 meter,” katanya.

Baca Juga :  Hujan Lebat Berkepanjangan, BPBD Tarakan Tangani Longsor dan Pohon Tumbang di Sejumlah Titik

Meski demikian, aktivitas penerbangan masih berjalan normal karena jarak pandang terpantau aman untuk lepas landas dan pendaratan. Masyarakat yang bermukim di wilayah dataran tinggi maupun bukit diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan.

“Karakteristik hujan di Tarakan memang cenderung terjadi malam hingga dini hari. Jika terjadi hujan berhari-hari, wilayah perbukitan yang tanahnya jenuh bisa berisiko longsor,” tegasnya.

Sebagai bentuk kesiapsiagaan, masyarakat diminta terus memantau perkembangan cuaca melalui kanal resmi BMKG.

“Informasi prakiraan cuaca sudah bisa diakses hingga tingkat kecamatan lewat website cuaca.bmkg.go.id, dan informasi cuaca maritim bisa dilihat di maritim.bmkg.go.id,” pungkasnya. (*)

Reporter: Eko Saputra

Editor: Endah Agustina 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *