benuanta.co.id, TARAKAN – Pemadaman listrik yang terjadi baik secara terjadwal maupun mendadak masih menjadi perhatian masyarakat di Kota Tarakan. Menanggapi hal tersebut, PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Tarakan menjelaskan bahwa pemadaman terjadwal umumnya dilakukan untuk menjaga keandalan sistem, sementara gangguan di luar jadwal lebih banyak dipengaruhi faktor cuaca dan kondisi lingkungan di sekitar jaringan listrik.
Manager PLN ULP Tarakan, Ghusaebi, S.T., mengungkapkan secara umum kondisi sistem kelistrikan di Kota Tarakan saat ini berada dalam kondisi normal dan masih mampu memenuhi kebutuhan pelanggan. Untuk menjaga pasokan listrik tetap tersedia, PLN terus melakukan berbagai upaya pemeliharaan dan penguatan sistem kelistrikan.
“Secara umum, kondisi sistem kelistrikan Tarakan saat ini berada dalam kondisi normal dan mencukupi untuk melayani kebutuhan pelanggan,” ungkapnya, Kamis (25/6/2026).
Menurutnya, menjaga keandalan pasokan listrik tidak hanya bergantung pada kesiapan pembangkit, tetapi juga memerlukan pengawasan dan pemeliharaan jaringan secara berkelanjutan. Berbagai langkah preventif dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan sebelum berdampak kepada pelanggan.
“PLN secara rutin melakukan inspeksi, pemeliharaan preventif, pemantauan sistem secara real time, serta tindak lanjut atas potensi gangguan sebelum berdampak pada pelanggan,” jelasnya.
Terkait pemadaman yang telah diumumkan sebelumnya kepada masyarakat, Ghusaebi menjelaskan kegiatan tersebut merupakan bagian dari pemeliharaan maupun peremajaan aset kelistrikan. Langkah itu diperlukan ketika ditemukan kondisi peralatan atau jaringan yang perlu segera ditangani guna mencegah gangguan yang lebih besar di kemudian hari.
“Pemadaman terjadwal dilakukan sebagai bagian dari kegiatan pemeliharaan, peremajaan, atau tindak lanjut atas hasil inspeksi terhadap aset jaringan listrik,” katanya.
Ia menuturkan penentuan jadwal pemadaman dilakukan dengan mempertimbangkan sejumlah aspek teknis dan operasional. Selain memperhatikan tingkat urgensi pekerjaan, PLN juga berupaya meminimalkan dampak yang dirasakan pelanggan selama pekerjaan berlangsung.
“Penentuan jadwal pemadaman dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi teknis aset, tingkat urgensi pekerjaan, area terdampak, aspek keselamatan kerja, serta upaya untuk meminimalkan dampak kepada pelanggan,” terangnya.
Meski demikian, pemadaman listrik terkadang masih terjadi di luar jadwal yang telah diumumkan. Menurut Ghusaebi, kondisi tersebut umumnya dipicu oleh gangguan yang bersifat insidental dan berada di luar kondisi operasional normal sistem kelistrikan.
“Pemadaman di luar jadwal umumnya disebabkan oleh gangguan yang bersifat insidental dan berada di luar kondisi operasional normal sistem,” ujarnya.
Ia menyebut cuaca ekstrem menjadi salah satu faktor yang paling sering memengaruhi keandalan jaringan listrik. Selain itu, keberadaan pohon atau vegetasi yang mendekati jaringan, gangguan hewan, aktivitas masyarakat di sekitar jaringan, hingga kerusakan teknis pada peralatan listrik juga dapat menyebabkan terjadinya pemadaman mendadak.
“Beberapa penyebab yang sering menjadi perhatian antara lain cuaca ekstrem, petir, hujan deras, angin kencang, vegetasi atau pohon yang mendekati jaringan, gangguan hewan, aktivitas masyarakat di sekitar jaringan, maupun gangguan teknis pada peralatan listrik,” tuturnya.
Ketika terjadi gangguan yang menyebabkan listrik padam, PLN akan segera melakukan identifikasi penyebab dan lokasi gangguan sebelum menurunkan petugas ke lapangan. Proses pemulihan dilakukan dengan mengutamakan aspek keselamatan sebelum jaringan kembali dinormalkan.
“PLN segera melakukan identifikasi lokasi dan penyebab gangguan, kemudian menurunkan petugas teknis untuk melakukan penanganan di lapangan,” katanya.
Ghusaebi menjelaskan durasi penanganan gangguan tidak selalu sama karena dipengaruhi banyak faktor, mulai dari jenis gangguan, kondisi cuaca, tingkat kerusakan peralatan, hingga akses menuju lokasi kejadian. Meski demikian, PLN berupaya mempercepat proses pemulihan agar pelanggan dapat kembali menikmati layanan listrik.
“PLN berupaya agar proses penanganan dapat dilakukan secepat mungkin dengan tetap mengutamakan keselamatan dan keandalan sistem,” tegasnya.
Di sisi lain, tantangan dalam menjaga keandalan kelistrikan di Tarakan juga terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan listrik masyarakat dan dunia usaha. Selain faktor alam dan lingkungan, PLN harus memastikan kesiapan infrastruktur agar mampu mengimbangi pertumbuhan konsumsi energi di daerah.
“PLN terus mengantisipasi pertumbuhan kebutuhan listrik melalui penguatan infrastruktur kelistrikan serta peningkatan kesiapan operasional sistem,” imbuhnya.
Untuk mendukung pasokan listrik, sistem kelistrikan Tarakan saat ini ditopang oleh pembangkit berbahan bakar gas dan bahan bakar minyak (BBM) yang dioperasikan secara terintegrasi sesuai kebutuhan sistem. Pengaturan operasional dilakukan untuk menjaga efisiensi sekaligus keandalan pasokan kepada pelanggan.
“Sistem kelistrikan Tarakan didukung oleh kombinasi pembangkit berbahan bakar gas dan BBM yang dioperasikan secara terintegrasi sesuai kebutuhan sistem,” lanjutnya.
Sementara itu, terkait ketersediaan energi primer, PLN memastikan pasokan gas maupun BBM untuk operasional pembangkit masih berada dalam kondisi mencukupi. Koordinasi dengan berbagai pihak terus dilakukan untuk memastikan kebutuhan energi tetap tersedia sesuai kebutuhan operasi sistem.
“Untuk saat ini, pasokan energi primer bagi pembangkit di Tarakan secara umum masih dalam kondisi mencukupi untuk mendukung kebutuhan operasi sistem,” bebernya.
Sebagai langkah antisipasi jika terjadi kendala pasokan energi primer, PLN telah menyiapkan sejumlah strategi mitigasi. Upaya tersebut meliputi optimalisasi pasokan gas dan BBM, pemanfaatan fasilitas regasifikasi LNG, serta pengelolaan operasi pembangkit secara optimal guna menjaga keandalan pasokan listrik bagi masyarakat.
“PLN terus memastikan kecukupan energi primer melalui berbagai langkah mitigasi dan koordinasi dengan para pemangku kepentingan terkait,” tutupnya. (*)
Reporter: Eko Saputra
Editor: Ramli








