ODP Menurun, OTG Meningkat di Nunukan

NUNUKAN – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Nunukan telah melakukan pengambilan swab pertama sebanyak 20 orang. Di antaranya di Rusunawa 16 orang dan di ruang isolasi RSUD Nunukan 4 orang.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Nunukan, Aris Suyono mengatakan, setelah pengambilan swab pertama, hari ini kembali akan dilakukan pengambilan yang nantinya akan dikirim ke Surabaya.

“Tim juga telah mendapatkan penumpang yang tiba pada tanggal 28 Maret 2020 di Nunukan, beserta dengan nomor telpon mereka. Akan kita hubungi satu persatu dari Pelni. Ternyata cukup banyak sekita 400 orang yang berasal dari Makassar, Pare-Pare, Balikpapan, Tarakan dan tiba di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan pada tanggal 28,” kata Aris, Rabu (8/4/2020).

Tim Gugus Tugas juga berharap kepada masyarakat agar dapat menginformasikan penumpang KM. Lambelu yang tiba di Nunukan yang saat ini belum melapor.

Dijelaskan Aris Suyono, terjadi penurunan ODP pada Selasa (7/4/2020) kemarin dan tidak menemukan ODP baru. Hingga saat ini ODP sebanyak 77 orang. Namun menemukan OTG baru sebanyak 13 orang dengan total OTG yang masih dipantau saat ini 33 orang.

“Saat ini di ruang isolasi RSUD Nunukan yang dirawat hingga saat ini sebanyak 14 orang,” jelasnya.(*)

 

Update Covid-19 di Nunukan per 7 April 2020:

 

ODP Baru 0

ODP selesai dipantau 128 orang

ODP masih dipantau 77 orang

ODP positif 2

ODP masih dirawat 4 orang

 

OTG baru 13 orang

OTG Masih di pantau 33 orang

 

PDP sembuh 1

PDP msh dirawat 6 orang

PDP Positif 2 orang

PDP Negatif 1 orang

 

Konfirmasi Positif dan masih dirawat 4 orang

 

Total dirawat di Ruang Isolasi RSUD Nunukan 14 orang

 

ODP MASIH DI PANTAU

Nunukan = 44

Nunukan Selatan = 9

Sebuku = 1

Lumbis = 2

Krayan = 1

Krayan Timur = 1

Seimenggaris = 3

Sebatik Timur = 1

Sebatik Tengah = 7

Sebatik Barat = 3

Sebatik = 2

Sebatik Utara = 3

TOTAL ODP = 77

 

Reporter: Darmawan

Editor: M. Yanudin

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *