benuanta.co.id, BULUNGAN – Seorang pria berinisal H (36) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di sebuah rumah kontrakan di kawasan Pantai Lima Putri, Desa Tanah Kuning, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan, Rabu (22/4/2026) pagi.
Peristiwa tersebut pertama kali dilaporkan warga kepada personel Polsek Tanjung Palas Timur sekitar pukul 08.00 WITA. Polisi kemudian langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan saksi.
Kasi Humas Polresta Bulungan, Aipda Hadi Purnomo, mewakili Kapolresta Bulungan Kombes Pol Rofikoh Yunianto, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyampaikan, korban ditemukan oleh saksi setelah sebelumnya tidak diketahui keberadaannya sejak malam hari.
“Korban diketahui sempat datang ke rumah saksi pada Selasa malam untuk menumpang tidur. Namun, pada pagi hari saat dicek, korban sudah ditemukan dalam kondisi tergantung di dalam kamar,” ujar Hadi.
Berdasarkan keterangan saksi, Mansur (39), korban sempat keluar rumah sekitar pukul 20.00 WITA untuk membeli rokok dan berpesan agar pintu tidak dikunci. Namun hingga larut malam, korban tidak terlihat kembali dan saksi pun tertidur.
Keesokan paginya, saksi mendapat telepon dari seorang teman korban yang menanyakan keberadaan H. Saat dilakukan pengecekan ke kamar, korban ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia.
Dari hasil olah TKP, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya dua kursi plastik warna hijau yang tertumpuk, seutas tali nilon warna biru, satu unit ponsel, bantal, charger, rokok, dan korek api.
Jenazah korban kemudian dievakuasi ke Puskesmas Tanah Kuning untuk dilakukan visum. Dari hasil pemeriksaan medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Berdasarkan hasil visum sementara, tidak ada tanda kekerasan. Dugaan sementara korban meninggal karena gantung diri,” jelas Hadi.
Meski demikian, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan motif di balik kejadian tersebut. Informasi sementara dari warga menyebutkan korban diduga memiliki masalah pribadi, termasuk terkait utang piutang.
Pihak keluarga korban telah menerima kejadian ini dan berencana memakamkan almarhum di Desa Tanah Kuning pada hari yang sama.
“Kasus ini masih dalam penyelidikan. Kami akan terus mendalami motifnya,” tutup Hadi. (*)
Reporter: Ike Julianti
Editor: Endah Agustina







