TARAKAN – Berdasarkan hasil tracing kasus Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Tarakan terhadap pasien Covid nomor 35, diduga memiliki kontak dengan pasien positif sebelumnya, Rabu 6 Mei 2020.
Hal ini disampaikan oleh Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Tarakan, dr. Devi Ika Indriarti, M. Kes melalui press release di Dinas Kesehatan kota Tarakan, Rabu 6 Mei 2020.
Baca Juga: 1 Positif Lagi di Tarakan, Pasien ngaku Tak Ada Riwayat Perjalanan dari Luar Maupun Kontak Erat
“Kita sudah melakukan tracing, kemungkinan besar pasien memiliki kontak dengan keluarga pasien positif sebelumnya. COVID 35 mempunyai riwayat kontak erat dengan keluarga dengan pasien COVID 19 positif. Diduga pernah tinggal dirumah Pasien yang merupakan kluster Gowa,” ujarnya kepada awak media, Rabu 6 Mei 2020.
Selain itu, Pasien Dalam Pemantauan (PDP) saat ini yang dirawat sebanyak 8 orang. PDP yang meninggal sebanyak 5 orang. Jumlah Kumulatif ODP (Orang Dalam Pemantauan) sebanyak 383 orang. Pemantauan yang dilakukan oleh Puskesmas sesuai wilayah tempat tinggal ODP sebanyak 113 orang.
“Jumlah ODP selesai menjalani pemantauan dan dinyatakan sehat, serta mendapatkan surat keterangan sehat dari Puskesmas sebanyak 270 orang,” terangnya.
Secara kumulatif OTG (Orang Tanpa Gejala) saat ini sebanyak 490 orang. Yang sedang dilakukan pemantauan sebanyak 333 orang dan yang selesai dilakukan pemantauan sebanyak 157 orang. “OTG adalah orang yang tidak bergejala namun memiliki kontak erat dengan kasus konfirmasi postif COVID-19,” jelasnya.
“Jumlah kumulatif konfirmasi positif sebanyak 35 orang. Hari ini tidak terdapat penambahan. Kepada masyarakat agar terus memberikan dukungan moral kepada pasien ataupun keluarga dari ODP, OTG, PDP dan positif COVID-19. Mari kita bantu mereka semampu kita,” tutupnya.(*)
Reporter : Matthew Gregori Nusa
Editor : M. Yanudin







