benuanta.co.id, NUNUKAN – Komitmen Pemerintah Kabupaten Nunukan dalam meningkatkan kualitas gizi generasi muda kembali diperkuat. Pada Senin, (20/04/26), Dapur Umum Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Selisun 2 di wilayah Nunukan Selatan resmi beroperasi dan langsung menyalurkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada 1.009 pelajar.
Program perdana ini menyasar tiga sekolah tingkat TK/PAUD serta satu sekolah menengah atas, yakni SMAN 1 Nunukan Selatan. Kehadiran SPPG Selisun 2 diharapkan menjadi solusi konkret dalam pemenuhan gizi anak sekaligus langkah strategis menekan angka stunting di daerah perbatasan tersebut.
Bupati Nunukan, Irwan Sabri, menegaskan bahwa program MBG bukan sekadar bantuan sesaat, melainkan investasi jangka panjang untuk masa depan daerah.
“Program MBG ini adalah investasi masa depan. Hasilnya mungkin tidak langsung terlihat dalam waktu singkat, tetapi dalam jangka panjang akan berdampak besar terhadap kesehatan dan kualitas hidup anak-anak kita,” ujar Irwan.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga standar kebersihan dan keamanan pangan dalam pengelolaan dapur umum. Menurutnya, aspek tersebut menjadi kunci utama keberhasilan program, mengingat sasaran utamanya adalah anak-anak.
“Kebersihan dapur, kualitas makanan, hingga lingkungan SPPG harus benar-benar diperhatikan. Keselamatan dan kesehatan anak-anak adalah prioritas utama,” tegasnya.
Tak hanya berdampak pada sektor kesehatan, keberadaan SPPG Selisun 2 juga diharapkan mampu menggerakkan ekonomi lokal. Pemerintah daerah mendorong pengelola untuk melibatkan masyarakat sekitar, baik melalui penyerapan tenaga kerja maupun penggunaan bahan baku lokal.
“Kami ingin program ini memberi manfaat ganda, tidak hanya untuk gizi anak, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar,” tambah Irwan.
Program MBG melalui SPPG Selisun 2 menjadi bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah dalam menekan stunting, yang masih menjadi tantangan nasional. Intervensi gizi sejak dini dinilai sebagai langkah krusial dalam menciptakan sumber daya manusia yang sehat dan berdaya saing.
Antusiasme masyarakat pun terlihat dari respons positif warga. Salah satu orang tua siswa mengaku terbantu dengan adanya program tersebut.
“Ini sangat membantu kami sebagai orang tua. Anak-anak jadi lebih terjamin asupan gizinya setiap hari,” ungkapnya.
Dengan mulai beroperasinya SPPG Selisun 2, Pemerintah Kabupaten Nunukan semakin menegaskan langkah nyata dalam membangun generasi yang sehat, kuat, dan siap menghadapi masa depan melalui pemenuhan gizi yang berkelanjutan. (*)
Reporter: Soni Irnada
Editor: Ramli







