Cegah Corona, Rektor UBT Prof. Adri Patton Imbau Tidak Melakukan Mudik

TARAKAN – Kaltara sudah masuk dalam yang telah terinfeksi virus corona (covid-19). Dari lima kabupaten kota, tiga di antaranya sudah ada warga yang terkonfirmasi covid-19. Yakni Tarakan, Nunukan dan Bulungan.

Dengan kejadian tersebut, pemerintah daerah terus berusha mencegah dan memberantas, serta mengantisipasi mewabahnya Covid-19 agar tidak semakin meluas, yang selama ini telah banyak memakan korban.

Oleh karena, mendukung program pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran, Rektor Universitas Borneo Tarakan (UBT), Prof. Dr. Adri Patton M.Si turut mengimbau kepada seluruh masyarakat Kaltara agar selalu menjaga pola hidup sehat dengan cara berolahraga secara mandiri di rumah masing-masing.

Baca Juga :  Rumah Dinas KPP Pratama Tanjung Redeb di Jalan Ladang Dalam Terbakar, 2 Pegawai Terpaksa Dipindahkan

Kemudian mencuci tangan dengan menggunakan sabun atau hand sanitizer, agar kita masing-masing agar tidak menjadi penular bagi virus corona kepada orang lain, keluarga dan orang-orang yang dicintai.

“Warga Kaltara yang terhormat, tidak terasa dalam waktu dekat kita umat muslim akan memasuki bulan suci Ramadan, bulan yang penuh hikmat dan penuh pengampunan. Oleh karena itu, izinkan saya mengimbau kepada masyarakat Kaltara untuk mematuhi seluruh imbauan yang telah dilakukan pemerintah. Baik melalui TINI, Polri, BNPB maupun stakeholder terkait, agar masyarakat mematuhi imbauan tersebut,” harapnya.

Baca Juga :  BPJS Kesehatan Minta Peserta Berani Laporkan Dugaan Fraud Rumah Sakit

Oleh karenanya, kepada seluruh elemen masyarakat Kaltara, Prof. Adri Patton mengimbau agar tidak melaksanakan kegiatan mudik atau pulang kampung jelang Ramadan. Kedua; tidak menyelenggarakan keigatan-kegiatan yang menyebabkan terjadinya pengumpulan massa.

“Seperti resepsi pernikahan, sunatan, arisan, olahraga, unjuk rasa dan kegiatan lain yang menyebabkan perkumpulan masa. Hal ini kenapa? Karena proses penularan virus karena terjadinya physical contak atau kontak yang terjadi antara manusia sesama manusia,” terangnya.

Baca Juga :  YSBKU Dorong Pembentukan Kampus Budaya Melalui Dialog Kebudayaan

Dalam kesempatan ini, Prof. Adri Patton juga mengimbau masyarakat untuk mencuci tangan mengguakan sabun atau hand sanitizer, menggunaan masker saat berada di tempat-tempat umum, menutup mulut saat batuk atau bersin, serta segera berkonsultasi ke doker jika merasa kurang sehat

“Jangan malu karena kita menyayangi semasa umat. Dengan mengukuti anjuran dan imbauan ini, Indonesia dan khususnya Kaltara bisa terhindar dari covid-19. Bersama kita bisa melawan corona,” katanya dengan semangat.(*)

 

Reporter: M. Yanudin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *