Proyek Kereta Api Kaltara Tunggu Regulasi Pusat

benuanta.co.id, BULUNGAN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) kembali mendorong realisasi pembangunan jalur kereta api sebagai bagian dari upaya memperkuat konektivitas antar moda transportasi di wilayah tersebut.

Proyek yang telah lama masuk dalam perencanaan ini kini mulai diarahkan ke tahap lanjutan, meski masih menunggu kepastian investasi serta regulasi dari pemerintah pusat.

Kepala Dinas Perhubungan Kaltara, Idham Chalid, mengungkapkan dokumen perencanaan awal pembangunan jalur kereta api sebenarnya telah disusun sejak 2015. Studi dan master plan saat itu mencakup rute Tanjung Selor menuju kawasan industri Tanah Kuning–Mangkupadi hingga Tanjung Batu.

“Perencanaan itu sudah lama ada, termasuk studi dan master plan. Namun tentu harus disesuaikan kembali dengan perkembangan wilayah dan kebutuhan saat ini,” ujarnya, Senin (27/4/2026).

Menurut Idham, jaringan perkeretaapian tersebut juga telah masuk dalam rencana nasional untuk mendukung konektivitas di Kalimantan. Meski demikian, realisasi pembangunan masih memerlukan sejumlah tahapan, mulai dari penyusunan studi kelayakan hingga penetapan resmi oleh Kementerian Perhubungan.

Ia menjelaskan, pembangunan proyek tidak dapat dilakukan sekaligus, melainkan secara bertahap sesuai regulasi yang berlaku. Salah satu tahapan krusial adalah penyusunan feasibility study (FS) guna menentukan arah pengembangan, termasuk jenis layanan yang akan diprioritaskan.

“Apakah nanti fokus pada angkutan penumpang atau barang, itu akan dilihat dari potensi daerah. Kalau melihat kondisi Kaltara, kemungkinan besar untuk mendukung angkutan logistik dan komoditas,” jelasnya.

Hingga saat ini, belum ada estimasi pasti terkait kebutuhan anggaran proyek tersebut. Hal ini karena masih diperlukan studi lanjutan untuk menghitung secara rinci biaya konstruksi serta pengembangan infrastruktur pendukung.

Di sisi lain, Pemprov Kaltara juga membuka peluang investasi dari pihak swasta guna mempercepat realisasi proyek. Bahkan, salah satu calon investor disebut telah mengikuti uji komunikasi yang digelar belum lama ini.

“Kami berharap ada tindak lanjut konkret dari investor, sehingga proyek ini bisa segera menunjukkan progres,” pungkasnya. (*)

Reporter: Ike Julianti

Editor: Endah Agustina

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *