Perumahan ASN di KBM Mulai Dilirik Investor, Pemprov Kaltara Siapkan Audiensi

benuanta.co.id, BULUNGAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) mulai menjajaki kerja sama dengan sejumlah investor yang berminat mengembangkan sektor perumahan di wilayah Kaltara. Saat ini, terdapat empat investor yang telah menyampaikan minat untuk terlibat dalam pembangunan kawasan hunian.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPR-Perkim) Kaltara, Helmi, mengatakan para investor tersebut diantaranya Tarakan dan Banjarmasin.

“Untuk sektor perumahan, sementara ini ada empat investor yang menyatakan minat. Ada yang dari Banjarmasin dan ada juga dari Tarakan,” ujarnya, Senin (9/6/2026).

Baca Juga :  Datangi Kantor Gubernur, Warga Sekatak Pertanyakan Kejelasan Nasib Tambang Emas Rakyat

Menurut Helmi, pemerintah daerah masih melakukan kajian terhadap proposal yang masuk sebelum menentukan investor yang dinilai paling siap dan memiliki potensi untuk merealisasikan pembangunan.

“Saat ini kami masih melaporkan kepada gubernur. Nanti akan dinilai mana yang benar-benar berpotensi untuk melaksanakan pembangunan tersebut,” katanya.

Ia menjelaskan, dalam waktu dekat, Pemprov Kaltara akan mengagendakan pertemuan lanjutan dengan para calon investor. Pertemuan tersebut akan difokuskan pada pemaparan rencana investasi sekaligus pembahasan teknis pengembangan kawasan perumahan.

“Kemungkinan dalam beberapa minggu ini akan ada pertemuan kembali. Kami akan membicarakannya dengan gubernur, kemudian menjadwalkan audiensi dengan investor yang sudah menyampaikan surat minat,” jelasnya.

Baca Juga :  Disnakertrans Kaltara Dukung Kanal Pengaduan BPJS Kesehatan bagi Pekerja

Helmi mengungkapkan, salah satu investor telah memaparkan rencana pembangunan perumahan di kawasan Jalan Gunung Seriang. Selain itu, investor lain dari Tarakan juga disebut akan segera melakukan pemaparan terkait rencana investasi mereka di Tanjung Selor.

Terkait lokasi yang disiapkan pemerintah untuk pengembangan perumahan, Helmi menyebut kawasan Kota Baru Mandiri (KBM) menjadi salah satu prioritas. Kawasan tersebut sebelumnya telah direncanakan sebagai lokasi pembangunan perumahan bagi aparatur sipil negara (ASN).

Baca Juga :  Karantina Kaltara Buka Klinik Ekspor dan Fasilitas Gratis di Bandara

“Rencana perumahan ASN berada di kawasan Kota Baru Mandiri dengan luasan lebih dari 20 hektare dalam satu hamparan lahan,” sebutnya.

Lahan tersebut berada di sekitar kawasan yang direncanakan menjadi pusat pengembangan fasilitas publik, termasuk area sport center. Pemprov berharap keberadaan investor dapat mempercepat penyediaan hunian yang layak sekaligus mendukung pengembangan kawasan ibu kota provinsi.

“Prinsipnya kami membuka peluang investasi yang dapat mendukung kebutuhan perumahan di Kaltara, terutama di kawasan yang telah direncanakan untuk pengembangan permukiman,” pungkasnya. (*)

Reporter: Ike Julianti

Editor: Endah Agustina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *