Lulusan SD Dominasi Dunia Kerja di Bulungan

benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Di tengah kabar baik menurunnya angka pengangguran di Kabupaten Bulungan, masih ada catatan penting yang menjadi perhatian. Saat semakin banyak warga terserap ke dunia kerja, mayoritas tenaga kerja yang bekerja ternyata masih didominasi oleh lulusan SD ke bawah.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Bulungan, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada Agustus 2025 turun menjadi 4,14 persen. Angka tersebut merupakan yang terendah dalam empat tahun terakhir setelah sebelumnya berada di angka 5,03 persen pada 2022.

Namun di balik penurunan pengangguran itu, data juga menunjukkan bahwa 29,79 persen penduduk yang bekerja merupakan lulusan SD ke bawah. Sementara tenaga kerja lulusan Diploma I, II, dan III hanya mencapai 3,56 persen.

Baca Juga :  Viral Sosok Diduga Pocong Hebohkan Tanjung Selor, Polisi Intensifkan Patroli

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bulungan, Yuda Agus Irianto menjelaskan, kondisi tersebut menunjukkan bahwa akses pekerjaan masih banyak diisi tenaga kerja dengan pendidikan dasar, terutama pada sektor-sektor yang tidak mensyaratkan keterampilan khusus.

“Penurunan pengangguran merupakan perkembangan yang positif karena semakin banyak penduduk yang terserap dalam pekerjaan. Namun, dari sisi kualitas tenaga kerja masih terdapat tantangan yang perlu menjadi perhatian bersama,” ujarnya Selasa (9/6/2026).

Baca Juga :  Mengenal Ritual Nyamba dalam Aksi Damai Warga Sekatak di Tanjung Selor

Ia menerangkan, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi penting karena kebutuhan dunia usaha dan industri terus berkembang. Apalagi investasi yang masuk ke daerah umumnya membutuhkan tenaga kerja dengan kemampuan dan keterampilan tertentu.

“Data menunjukkan tenaga kerja dengan pendidikan SD ke bawah masih menjadi kelompok terbesar. Sementara lulusan diploma justru menjadi kelompok yang paling sedikit dalam struktur tenaga kerja yang bekerja,” jelasnya.

Selain itu, data BPS juga mencatat sektor jasa menjadi penyerap tenaga kerja terbesar di Bulungan dengan kontribusi 48,74 persen. Disusul sektor pertanian sebesar 29,95 persen dan sektor industri/manufaktur 21,31 persen.

Baca Juga :  Harga Oli Naik di Tanjung Selor, Bengkel Akui Kenaikan Hampir setiap Pekan

Kondisi tersebut dinilai menggambarkan bahwa peluang kerja memang semakin terbuka, tetapi peningkatan kompetensi tenaga kerja tetap menjadi pekerjaan rumah agar masyarakat lokal tidak hanya terserap bekerja, tetapi juga mampu mengisi posisi-posisi yang membutuhkan keahlian lebih tinggi.

“Tantangan berikutnya bukan hanya bagaimana menurunkan angka pengangguran, tetapi bagaimana meningkatkan kualitas tenaga kerja agar mampu bersaing dan mengikuti kebutuhan pasar kerja yang terus berubah,” pungkasnya. (*)

Reporter: Alvianita
Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *