benuanta.co.id, TARAKAN – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kota Tarakan memprakirakan kondisi cuaca di wilayah Tarakan pada hari ini secara umum didominasi cuaca cerah berawan hingga berawan dalam periode satu minggu ke depan. Masyarakat diimbau tetap mewaspadai potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang diperkirakan terjadi pada malam sampai dini hari.
Forecaster on Duty BMKG Kota Tarakan, Ida Bagus Yamuna, menjelaskan kondisi cuaca pada pagi hari diprediksi berawan hingga cerah berawan. Memasuki siang, cuaca masih didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan sebelum kembali berawan pada malam hari.
“Secara umum cuacanya pagi hari berawan hingga cerah berawan, siang cerah hingga cerah berawan, dan malam cerah berawan hingga berawan,” ungkapnya, Senin (20/7/2026).
BMKG juga memprakirakan adanya peluang hujan ringan hingga sedang pada periode malam menuju dini hari. Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian masyarakat, terutama bagi yang masih beraktivitas di luar ruangan maupun pengguna jalan.
“Ada potensi hujan ringan hingga sedang pada malam hingga dini hari, sehingga masyarakat perlu tetap waspada terhadap perubahan kondisi cuaca,” katanya.
Selain prakiraan cuaca, BMKG mencatat suhu udara di Tarakan diperkirakan berada pada kisaran 25 hingga 32 derajat Celsius. Sementara itu, tingkat kelembapan udara diprakirakan berkisar 60 hingga 95 persen dengan kecepatan angin yang bersifat variabel, mulai dari calm hingga 6 knots.
“Suhu udara berkisar antara 25 sampai 32 derajat Celsius, kelembapan 60 hingga 95 persen, dan kecepatan angin variabel dari calm sampai 6 knots,” jelasnya.
BMKG mengimbau masyarakat agar tidak lengah terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi secara tiba-tiba. Masyarakat juga diharapkan rutin memantau informasi prakiraan cuaca melalui kanal resmi BMKG agar dapat menyesuaikan aktivitas dan mengantisipasi potensi cuaca yang berubah.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap perubahan cuaca secara tiba-tiba serta terus memperbarui informasi cuaca melalui aplikasi dan media sosial resmi BMKG,” tutupnya. (*)
Reporter: Eko Saputra
Editor: Ramli







