benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Sebanyak 74 kepala desa se-Kabupaten Bulungan mengikuti Retreat Kepala Desa (Kades) bertajuk “Madu Ngempada Tenguyun Berdesa” sebagai upaya meningkatkan kapasitas kepemimpinan sekaligus memperkuat kolaborasi dalam membangun desa.
Retreat menjadi ruang bagi kepala desa untuk saling bertukar pengalaman mengenai program, inovasi, hingga tantangan yang dihadapi di wilayah masing-masing. Praktik baik yang telah berhasil dijalankan di sejumlah desa juga dibagikan agar dapat diterapkan di desa lain.
Bupati Bulungan, Syarwani, mengatakan pembangunan desa membutuhkan sosok pemimpin yang mampu beradaptasi dengan perubahan serta membangun sinergi yang kuat dengan pemerintah daerah.
“Mewujudkan kepemimpinan desa yang transformatif dalam sinergi yang kuat antara desa dan daerah menjadi keyakinan bersama yang perlu direalisasikan. Atas dasar itulah Retreat Kepala Desa se-Kabupaten Bulungan ini kami selenggarakan,” ujar Syarwani Senin (20/7/2026).
Lanjutnya, kegiatan itu tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga untuk menjadi ruang berbagi inovasi antardesa.
“Berbagai praktik baik dan inovasi yang telah dilakukan di banyak desa juga penting untuk dikabarkan, dipercakapkan, hingga akhirnya dapat direplikasi di desa-desa yang lain di Kabupaten Bulungan,” katanya.
Selama retreat, para kepala desa mengikuti berbagai metode pembelajaran, mulai dari diskusi partisipatif, simulasi, hingga permainan (gamification) yang dikaitkan dengan persoalan nyata di desa. Selain itu, peserta juga diperkenalkan pada berbagai capaian pembangunan desa melalui instalasi dokumentasi perubahan. (*)
Reporter: Alvianita
Editor: Ramli







