Pedagang Terdampak Atap Pasar Inai Ambruk Dipindahkan Sementara

benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Ambruknya atap Pasar Inai atau yang dikenal sebagai Pasar Dayak di Pasar Induk Tanjung Selor akibat cuaca ekstrem yang terjadi pada malam hari, Selasa (7/7/2026) membuat aktivitas jual beli terganggu. Sedikitnya sembilan pedagang terdampak karena tidak dapat berjualan secara maksimal seperti biasanya.

Bupati Bulungan Syarwani mengatakan laporan mengenai kerusakan pasar telah diterimanya dari Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Bulungan.

Lanjutnya, pemerintah akan lebih dulu mencari lokasi sementara agar para pedagang tetap bisa menjalankan usahanya sambil menunggu penanganan bangunan pasar.

Baca Juga :  Pemkab Bulungan Berlakukan Lagi WFO untuk Seluruh ASN

“Ya sudah dilaporkan oleh Pak Kadis, Diskoperindag. Tentu kita akan lakukan penanganan. Memang tidak bisa serta-merta, tapi paling tidak saya sudah menginstruksikan untuk mencari ruang atau tempat yang bisa digunakan sementara bagi saudara-saudara kita para pedagang di Pasar Inai supaya tetap bisa beraktivitas,” kata Syarwani Rabu (22/7/2026)

Selain penanganan sementara, Pemkab Bulungan juga akan menyiapkan penataan pasar secara bertahap. Syarwani menyebut perbaikan Pasar Inai akan diupayakan menjadi salah satu program prioritas pemerintah daerah.

Baca Juga :  Retreat Tingkatkan Kapasitas 74 Kades di Bulungan

“Kalaupun ada perencanaan tentu akan diakomodasi dalam program. Tetapi untuk penanganannya kita dorong menjadi skala prioritas di Diskoperindag Bulungan,” ujarnya.

Tidak hanya memperbaiki bagian atap yang rusak, pemerintah juga berencana melakukan penataan fasilitas pasar agar lebih nyaman digunakan. Menurut Syarwani, masih ada sejumlah sarana yang perlu dibenahi, termasuk meja pedagang dan sistem sirkulasi udara di dalam bangunan.

Baca Juga :  Ketum BPP Gapensi Dorong Penambahan Anggaran Infrastruktur untuk Kaltara

“Memang masih ada infrastruktur seperti meja yang harus diperbaiki supaya lebih bagus. Saya juga melihat sirkulasi udara di dalam pasar perlu dimaksimalkan. Insya Allah semua itu bisa kita tangani sehingga bangunan pasar dapat kembali dimanfaatkan,” jelasnya.

Pemkab Bulungan menargetkan penanganan awal dapat dilakukan tahun ini. Dengan begitu, para pedagang yang terdampak diharapkan bisa kembali berjualan dengan lebih nyaman setelah proses perbaikan selesai. (*)

Reporter: Alvianita
Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *