benuanta.co.id, BULUNGAN — Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kalimantan Utara (Kaltara) Idham Chalid, mencatat adanya peningkatan pergerakan penumpang pada arus mudik lebaran selama periode pemantauan arus transportasi tahun ini.
Kenaikan tersebut diperkirakan mencapai 2 hingga 4 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025. “Secara umum ada pertumbuhan, baik di angkutan perairan maupun udara,” katanya, Senin (6/4/2026).
Berdasarkan rekap sementara, jumlah pergerakan penumpang di wilayah Kaltara mencapai sekitar 62 ribu orang. Angka ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di kisaran 57 ribu orang.
Menurut Idham, lonjakan penumpang paling besar terjadi di Kota Tarakan. Kota tersebut masih menjadi pusat mobilitas utama di Kaltara, baik melalui bandara maupun pelabuhan.
“Kalau melihat kondisi, memang terpusat di Tarakan sebagai sentral. Pergerakan penumpang, baik datang maupun berangkat, paling banyak di sana,” ujarnya.
Ia menjelaskan, data tersebut merupakan hasil pemantauan selama masa operasional posko transportasi yang berlangsung sejak 14 hingga 20 Maret 2026. Meski masih bersifat sementara, tren kenaikan dinilai menunjukkan mobilitas masyarakat yang terus meningkat dari tahun ke tahun.
Dinas Perhubungan, kata Idham, akan terus melakukan evaluasi guna memastikan kelancaran arus transportasi, terutama di titik-titik dengan volume penumpang tinggi. (*)
Reporter: Ike Julianti
Editor: Endah Agustina







