TANJUNG SELOR – Gelombang dukungan untuk bakal pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltara 2021-2024, Drs. Zainal A. Paliwang SH M.Hum dan Dr. Yansen TP M.Si semakin deras. Kali ini, DPD Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Kaltara mendeklarasikan diri untuk mendukung paslon dengan jargon ZIYAP ini.
“Koordinasi dengan kawan-kawan menyatakan sikap dengan tegas untuk mengambil keputusan untuk mendukung Zainal-Yansen untuk perubahan Kaltara yang lebih baik,” terang Barokah Hilmi dari DPD PA GMNI Kaltara kepada benuanta.co.id.
Dewan Pimpindan Daerah (DPD) GMNI Kaltara ini telah terbentuk sejak Juni 2020. Secara struktural, kepengurusan GMNI juga ada di kabupaten kota di Kaltara, yaitu Dewan Pimpinan Cabang (DPC) GMNI.
Dengan arah dukungan ini, maka DPD PA GMNI Kaltara siap bekerja dan berjuang untuk kemenangan ZIYAP. DPD PA GMNI Kaltara akan membangun komunikasi dengan semua kawan-kawan DPC kabupaten kota di daerah untuk mendukung ZIYAP.
Bukan tanpa alasan dukungan GMNI ini jatuh ke pasangan ZIYAP. Sebab menurut Barokah Hilmi, saat deklarasi di Tarakan 31 Agustus 2020 lalu, program ZIYAP akan membangun manusianya dulu. “Kalau SDM-nya siap, maka otomatis daerahnya akan terbangun dengan baik,” terangnya.
Hilmi yakin pada kepemimpinan ZIYAP menakhodai Provinsi Kaltara nantinya, akan berpihak pada kepentingan rakyat. Hal itu membawa angin segar bagi kesejahteraan masyarakat Kaltara.
“Sekiranya barisan ZIYAP ini solid, insyaAllah menang kita, apalagi dengan begitu kokohnya barisan-barisan partai yang ada. Terlebih kita bisa menjaring barisan milenial dengan menjaring pemilih baru untuk ke ZIYAP,” tuturnya.
Sementara itu, mendapat suntikan dukungan dari PA GMNI Kaltara, Zainal A. Paliwang mengaku sangat berterimakasih. Pria ramah ini berharap bisa berjuang bersama-sama dengan PA GMNI yang notabene diisi oleh pemuda-pemuda yang penuh dengan semangat juang ini.
“Saya berterima kasih atas dukungan dari PA GMNI ini, semoga kita bisa solid semua untuk kemenangan masyarakat Kaltara,” harapnya.(*)
Reporter: M. Yanudin







