oleh

Walikota Salurkan 537 Paket Sembako untuk Mahasiswa UBT dan Siswa Don Bosco Asal Luar Daerah

TARAKAN – Tak lagi dipungkiri pandemi Covid-19 membuat sejumlah aktivitas sosial, kegiatan perekonomian, serta pendidikan turut merasakan dampak dari virus ini.

Melihat kondisi tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan bersama Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Agrobisnis membagikan 537 paket sembako yang setiap paketnya berisi beras, kopi, gula, teh dan minyak goreng kepada mahasiswa Universitas Borneo Tarakan (UBT), serta pelajar di yayasan Don Bosco Tarakan yang berasal dari luar daerah.

Walikota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes mengatakan, bantuan paket sembako untuk kalangan pelajar asal luar daerah ini juga berbeda dari Bansos yang diberikan masyarakat umum. Salah satunya beras 14 kg yang dinilai mampu mencukupi kebutuhan setidaknya dua bulan kedepan.

“Kita berikan satu kali, karena kita melihat 14 kg untuk satu orang kan sudah cukup untuk 2 bulan mungkin ya. Konteksnya karena kemarin kan karena tidak bisa keluar (pulang). Nah ini kan kalau kita buka ‘kan artinya sudah selesai itu,” ujar dr. H. Khairul, M.Kes kepada benuanta.co.id, Rabu (20/5/2020).

Sebelum diberikannya bantuan, perwakilan mahasiswa UBT dan Yayasan Don Bosco lebih dulu mengajukan permohonan bantuan kepada Pemkot Tarakan. Agar tepat sasaran, dalam prosesnya dilakukan pencocokan data bagi calon penerima bantuan. Misalnya memastikan bahwa kalangan pelajar yang menerima sembako ini benar-benar berasal dari luar daerah.

“Ada juga mahasiswa kita yang luar daerah. Mau kembali tapi tidak bisa kembali, sama statusnya. Nah itu kita berikan uang Rp 200 ribu satu kali juga, yang menerima tidak banyak ya, mungkin sekitar 70 orang lebih,” tutupnya.(*)

 

Reporter : Yogi Wibawa
Editor : M. Yanudin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed