Stok Terbatas, Harga MinyaKita Berpotensi Meroket di Kaltara

benuanta.co.id, TARAKAN – Keterbatasan stok minyak goreng bersubsidi MinyaKita di Perum Bulog Cabang Tarakan berpotensi memicu kenaikan harga di pasaran, khususnya dari jalur distribusi di luar Bulog.

Hal ini juga didukung oleh naiknya harga MinyaKita Kalimantan Utara (Kaltara) seperti Malinau dan wilayah lainnya yang dipicu oleh kurangnya stok MinyaiKita sedangkan pemintaan dan kebutuhan masyarakat meningkat.

Kepala Perum Bulog Cabang Tarakan, Zamahsyari Afsolin, mengungkapkan saat ini stok MinyaKita yang tersedia untuk penjualan hanya tersisa 203 liter. Meski terbatas, harga tetap dipertahankan sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp14.500 per liter.

“Stok MinyaKita untuk penjualan hanya ada 203 liter, tetap di harga Rp14.500,” sebutnya, Kamis (30/4/2026)

Ia menjelaskan, pihaknya telah mengajukan permintaan penambahan stok ke kantor pusat. Namun hingga kini, belum ada kepastian terkait tambahan pasokan tersebut.

“Saat ini kami sudah mengajukan tambahan stok ke pusat, namun masih belum ada informasi lebih lanjut,” katanya.

Zamahsyari menegaskan, Bulog telah menginstruksikan seluruh mitra penyalur untuk menjual sesuai dengan HET. Dari komitmen yang disampaikan, para mitra disebut tetap mematuhi aturan yang berlaku.

“Di mitra penyalur kami sudah kami tekankan untuk menjual sesuai harga HET, dan mereka komitmen menaati aturan,” jelasnya.

Kendati demikian, ia mengakui pasokan MinyaKita di pasaran tidak hanya berasal dari Bulog. Terdapat distributor lain yang juga menyalurkan produk serupa, namun berada di luar kendali Bulog.

“Pasokan MinyaKita selain dari Bulog juga ada dari distributor lain. Nah, yang dari distributor lain ini yang kami tidak bisa atur,” tegasnya.

Kondisi inilah yang dinilai berpotensi memengaruhi harga di tingkat pasar, terutama jika distribusi dari luar Bulog tidak terkendali.

Meski begitu, dari hasil pemantauan yang dilakukan Bulog pada pagi hari, harga MinyaKita masih ditemukan dijual sesuai HETkhusus untuk gerai yang bekerjasama dengan Bulog.

“Kebetulan kami sudah lakukan pemantauan, tetap dijual sesuai HET,” pungkasnya. (*)

Reporter: Sunny Celine T

Editor: Endah Agustina

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *