benuanta.co.id, TARAKAN – Tim Pemadam Kebakaran Kota Tarakan berhasil mengevakuasi seekor buaya yang dilaporkan muncul di kawasan Waduk PDAM Persemaian, Jalan Damai Bakti, Kelurahan Karang Harapan, Rabu (15/7/2026) malam. Proses evakuasi berlangsung sekitar pukul 23.23 WITA.
Kepala Satpol PP dan PMK Kota Tarakan, Sofyan, mengatakan evakuasi dilakukan setelah pihaknya menerima laporan dari masyarakat terkait keberadaan satwa liar tersebut. Tim Damkar kemudian bergerak ke lokasi dan berhasil mengamankan seekor buaya sehingga situasi di sekitar waduk kembali aman.
“Malam tadi tim Damkar telah mengevakuasi satu ekor buaya yang dilaporkan masyarakat. Kegiatan berjalan aman dan lancar,” ungkapnya, Kamis (16/7/2026).
Ia menjelaskan, kemunculan buaya di kawasan perairan menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar waduk, sungai, maupun area perairan lainnya. Menurutnya, kewaspadaan menjadi langkah utama untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.
“Kami mengimbau masyarakat agar waspada di sekitar waduk, sungai, dan area air lainnya,” ujarnya.
Sofyan juga mengingatkan masyarakat agar tidak mencoba menangkap ataupun mendekati satwa liar yang ditemukan. Tindakan tersebut dinilai berisiko membahayakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain, sehingga penanganan sebaiknya diserahkan kepada petugas yang memiliki kemampuan dan peralatan memadai.
“Jangan coba menangkap atau mendekati satwa liar,” tegasnya.
Selain itu, masyarakat diminta segera melaporkan apabila kembali menemukan satwa berbahaya di lingkungan sekitar agar dapat ditangani secepat mungkin. Pelaporan yang cepat akan memudahkan petugas melakukan tindakan sehingga potensi ancaman terhadap warga dapat diminimalkan.
“Segera laporkan ke Damkar jika menemukan kejadian serupa,” arahannya.
Ia turut mengingatkan para orang tua untuk tidak membiarkan anak-anak bermain di tepi waduk maupun sungai tanpa pengawasan. Di samping itu, masyarakat juga diminta tidak memberi makan satwa liar karena dapat memicu satwa mendekati kawasan yang sering dilalui manusia.
“Jangan biarkan anak bermain di tepi waduk atau sungai tanpa pengawasan, dan jangan memberi makan satwa liar,” imbuhnya.
Sofyan menambahkan, Damkar Kota Tarakan tetap bersiaga memberikan pelayanan selama 24 jam kepada masyarakat. Apabila menemukan satwa liar atau kondisi yang membahayakan keselamatan, warga dapat segera menghubungi layanan darurat 113 untuk mendapatkan penanganan dari petugas.
“Laporkan ke 113 jika menemukan satwa berbahaya. Kami siap melayani masyarakat selama 24 jam,” pungkasnya. (*)
Reporter: Eko Saputra
Editor: Ramli







