Bawaslu Masifkan Edukasi Pemilih Pemula di Pilkada 2024

benuanta.co.id, TARAKAN – Menghadapi Pilkada 2024, Bawaslu Tarakan menjaga semua pihak dalam pengawasan partisipatif, Bawaslu Tarakan fokus pada edukasi pemilih pemula dan peningkatan transparansi informasi publik kepemiluan.

Anggota Bawaslu Tarakan Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat, Andi Muhammad Saifullah, menegaskan pentingnya peran aktif masyarakat, terutama pemilih pemula, dalam mengawasi proses demokrasi di Kota Tarakan.

Strategi Pengawasan partisipatif bertujuan untuk mengajak semua pihak turut mengawasi dan mensosialisasikan setiap tahapan Penyelenggaraan Pilkada yang sedang berlangsung. Hal ini demi Pilkada berjalan dengan jujur dan adil.

Baca Juga :  Periode Januari-Juni, PMK Tarakan Tangani 38 Kasus Kebakaran

“Bawaslu menilai pemilih pemula merupakan pihak yang ideal melakukan pengawasan partisipatif oleh karena itu, kami berfokus pada memberikan pemahaman yang tepat kepada pemilih pemula mengenai pentingnya demokrasi dan peran mereka dalam proses ini,” ujar Saifullah, Senin (2/9/2024).

Salah satu inisiatif yang telah dilakukan Bawaslu adalah menggelar debat pelajar demokrasi tingkat SMA-Sederajat. Tujuan dari kegiatan ini adalah agar para pelajar lebih peka terhadap isu-isu demokrasi dan kepemiluan yang berkembang di masyarakat.

Baca Juga :  PMK Tarakan Minta Perkantoran Lengkapi APAR dan Pahami Nomor Darurat

Bawaslu Tarakan juga berupaya membuka akses informasi yang lebih luas dan transparan kepada publik, terutama bagi pemilih pemula. Melalui Tim Keterbukaan Informasi yang telah dibentuk, Bawaslu memastikan bahwa semua lapisan masyarakat, termasuk pelajar, dapat memperoleh informasi kepemiluan yang akurat dan dapat diandalkan.

“Dengan akses informasi yang terbuka, kami berharap dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu,” jelas Saifullah.

Selain edukasi dan informasi, Bawaslu Tarakan juga menyediakan sarana konsultasi kepemiluan yang dapat diakses oleh seluruh masyarakat. Langkah ini diambil agar masyarakat, khususnya pemilih pemula, dapat memahami hak dan kewajibannya tanpa terjebak dalam pelanggaran pemilu.

Baca Juga :  Progres Sensus Ekonomi di Tarakan Baru 7,7 Persen

“Kami mendorong semua warga Tarakan untuk aktif mencari informasi dan berkonsultasi terkait kepemiluan, sehingga dapat berpartisipasi secara bijak dalam Pilkada,” tambahnya.

Dengan pendekatan yang partisipatif dan transparan ini, Bawaslu Tarakan berharap dapat menciptakan Pilkada yang lebih aman, damai, dan berintegritas, serta mengoptimalkan peran pemilih pemula dalam proses demokrasi yang jujur dan adil. (*)

Reporter: Maqbul Ambung

Editor: Yogi Wibawa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *