Polres Tarakan Launching Jalur Praktik SIM yang Baru, Lebih Mudah dari Sebelumnya

benuanta.co.id, TARAKAN – Jalur baru ujian praktik Surat Izin Mengemudi (SIM) C resmi di launching oleh Polres Tarakan pada Rabu, 16 Agustus 2023. Sebelumnya, perubahan terhadap jalur praktik SIM C ini telah mendapatkan atensi dari Korps Lalu Lintas (Korlantas) untuk dirubah dari yang sebelumnya zig zag dan angka 8 diganti menjadi jalur S dan Y.

Kapolres Tarakan, AKBP Ronaldo Maradona mengatakan, sejak turunnya instruksi pada 4 Agustus 2023 lalu, pihaknya langsung melakukan penataan ulang lapangan yang kini dipermanenkan menjadi jalur uji praktik SIM C huruf S dan Y.

Baca Juga :  Dugaan Sertifikat Prestasi Palsu pada SPMB di Tarakan Masih Dalam Tahap Klarifikasi

“Kita langsung hitung ukuran lapangan yang dimiliki di Polres Tarakan. Ya meskipun lebih kecil tapi kita sesuaikan,” katanya, Rabu (16/8/2023).

Kendati lapangan yang dimiliki Polres Tarakan hanya 24×14 meter, pihaknya pun tetap menerapkan perubahan ini dengan maksimal. Kapolres melanjutkan, guna menutupi minimnya ukuran lapangan, alhasil pihaknya mengurangi lintasan lurus. Sementara lebar jalur tetap dipertahankan.

“Ini juga untuk mempermudah masyarakat. Panjangnya memang kurang tapi lebarnya tidak kami kurangi sama sekali,” sambung dia.

Selain jalur praktik SIM yang baru ini, dikatakan Ronaldo tak ada yang berubah. Termasuk jam pelayanan administrasi pemohon pembuatan SIM C dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) juga tidak berubah sebesar Rp 120 ribu.

Baca Juga :  Wacana Penempatan Manajer KKMP Tuai Protes, Pengurus KKMP Selumit Ancam Mundur

Pihaknya pun menekankan terobosan baru dalam pelayanan SIM, Cepat, Edukatif Komunikatif dan Inovatif (CEKI).

“Ini untuk perpanjangan. Kita juga sediakan nomor pengaduan. CEKI nanti kita akan lakukan juga. Kita akan sosialisasikan itu,” imbuh dia.

Dalam penerapan jalur praktik SIM C yang baru ini diyakini lebih mempermudah masyarakat saat ujian. Meski begitu, ia meminta kepada masyarakat yang telah memiliki SIM agar mampu mengendarai sepeda motor dengan baik. Pun dengan latihan praktik sebelum ujian juga masih diberlakukan di Polres Tarakan.

Baca Juga :  LBH Hantam Bantah Tuduhan Kepentingan Pribadi dalam Kasus Dugaan Doxing

“Kita tidak mempersulit. Makanya ada latihan dulu. Itu filternya. Jadi pada saat ujian sudah mahir. Kalau misalnya belum mahir ya jangan ujian dulu, harus latihan. Sama dengan anak-anak yang belum cukup umur jangan ujian dan jangan berkendara di jalan,” tandas perwira melati dua tersebut.(*)

Reporter: Endah Agustina

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *