benuanta.co.id, TANA TIDUNG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tana Tidung (KTT), bakal mengajukan penganggaran persiapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2024, dengan nominal yang lebih besar dari penganggaran Pilkada tahun 2019 lalu.
Tak tanggung-tanggung, KPU Tana Tidung bahkan mengajukan anggaran sebesar Rp 34 miliar. Jumlah ini tentunya jauh lebih besar dari total pengajuan anggaran Pemilu tahun 2019 yang hanya Rp 18 miliar saja.
“Kalau sebelumnya yang kita ajukan Rp 18 miliar tapi yang disetujui Rp 15 miliar. Jadi estimasi kita, jika kita ajukan Rp 34 miliar kemungkinan yang disetujui bisa Rp 30 miliaran,” kata Ketua KPU Tana Tidung, Hendra Wahyudi, Kamis 21 Juli 2022.
Pria yang akrab disapa Hendra itu menjelaskan, ada beberapa hal yang mengharuskan adanya kenaikan anggaran pada Pemilu serentak tahun 2022.
Selain karena situasi saat ini yang sudah endemi, adanya penambahan tenaga honorer Ad Hoc juga menjadi alasan utama naiknya anggaran persiapan Pemilu.
“Apalagi nanti akan ada banyak kegiatan luar yang harus kita laksanakan seperti sosialisasi, Rakor Kordinasi (Rakor), debat publik dan tu memakan biaya yang besar,” ujarnya.
Meski demikian, Hendra menegaskan anggaran ini baru sekadar pengajuan karena pihaknya juga masih menunggu pertemuan dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TPAD).
“Kalau susunan juknisnya sudah kita buat, tinggal kita persentaasikan bersama dengan TPAD. Makanya kita masih menunggu untuk dilakukannya pertemuan ini,” jelasnya.
“Setelah itu kita juga akan mempersentasikan penganggaran ini ke DPRD dan kita harap yang kita ajukan bisa disetujui. Walaupun nominalnya kurang, setidaknya tidak jauh dari yang kita ajukan,” pungkasnya. (*)
Reporter: Osarade
Editor: Yogi Wibawa







