benuanta.co.id, BULUNGAN – Sumber daya manusia (SDM) di Provinsi Kalimantan Utara begitu besar dan memiliki potensi di segala bidang. Salah satunya di bidang olahraga. SDM Kaltara tidak dapat dipandang sebelah mata, karena sudah mampu bersaing dengan daerah lain.
Contohnya, Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS) di Palembang Sumatera Selatan, perwakilan Kaltara mampu mencapai peringkat ke 13 dengan perolehan medali yang banyak. Tentu menjadi satu kebanggaan bagi masyarakat Kaltara.
Hanya saja, banyak potensi hang tak bisa digali lebih dalam pasalnya yang menjadi kendala dalam setiap kegiatan keolahragaan adalah anggaran. Hal itu dipaparkan dalam diskusi keolahragaan yang digagas oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kaltara.
“Kita semua tahu, tantangan kita setiap kegiatan pasti terbentur dengan anggaran,” ucap Kepala Dispora Kaltara, Obed Daniel Lumban Tobing kepada benuanta.co.id, Kamis 14 Juli 2022.
Dalam diskusi keolahragaan itu pihaknya menghadirkan setiap komponen masyarakat di antaranya masyarakat, korporasi, pengurus olahraga, organisasi olahraga lainnya dan perbankan untuk memecahkan tantangan berupa kekurangan anggaran tersebut.
“Artinya dalam pembinaan olahraga itu kita tidak bisa semata-mata mengandalkan pemerintah daerah baik provinsi maupun kabupaten kota. Karena kita paham keterbatasan anggaran itu pasti terjadi di semua pemerintah daerah,” paparnya.
Sehingga, kata dia, dalam pembinaan olahraga harus ada keterlibatan pihak lain sebagai bapak angkat untuk membina cabang olahraga (cabor).
“Inilah konsep yang bisa ditempuh dan menjadi solusi. Sehingga kendala anggaran tidak hanya dibebankan kepada pemerintah,” ujarnya.
Seberapa besar untuk keterlibatan bapak angkat ini, pihaknya tidak dapat mematok karena tentunya setiap cabor memiliki kebutuhan anggaran yang variatif. Namun berapa pun anggaran yang diberikan itulah yang menjadi stimulan untuk pembangunan olahraga.
“Tapi kita tuntut juga kreativitas pembina cabor agar lebih inovatif untuk melakukan pembinaan olahraga melalui pendanaan yang lain,” terang Obed. (*)
Reporter: Heri Muliadi
Editor: Ramli







