Ramadan SIAP QRIS, 4.000 Jamaah Hadiri Kajian Hanan Attaki di Tarakan

benuanta.co.id, TARAKAN – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Utara menyelenggarakan kegiatan Ramadan SIAP QRIS yang dirangkai melalui kajian dan buka puasa bersama Ustadz Hanan Attaki, Lc., mengangkat tema ‘Hati yang Tenang di Zaman yang Bising’.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Road to Kaltara Sharia Festival 2026 (KaShaFa) serta kampanye QRIS, Pelindungan Konsumen, dan Cinta Bangga Paham (CBP) Rupiah.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Utara, Hasiando G. Manik, menyampaikan bahwa Ramadan SIAP QRIS dihadirkan untuk menyemarakkan bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.

Ia menegaskan, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi momentum peningkatan iman dan takwa, tetapi juga sarana strategis untuk memperkuat literasi ekonomi dan keuangan syariah di Kalimantan Utara.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan keseimbangan antara penguatan spiritualitas dan peningkatan pemahaman masyarakat terhadap sistem keuangan syariah serta pembayaran digital yang aman dan efisien,” ujarnya.

Antusiasme masyarakat terlihat dari membludaknya peserta yang hadir. Sekitar 4.000 jamaah memadati lokasi acara, dengan tiket yang habis dalam waktu singkat. Bank Indonesia turut menyampaikan apresiasi kepada Ustadz Hanan Attaki atas kesediaannya hadir di Kota Tarakan untuk berbagi ilmu kepada masyarakat Kalimantan Utara.

Pihak BI juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang belum memperoleh tiket masuk, sebagai bagian dari upaya menjaga kenyamanan dan ketertiban pelaksanaan kegiatan.

Selain menjadi majelis ilmu dan ajang silaturahmi, Ramadan SIAP QRIS juga memuat edukasi mengenai pelindungan konsumen jasa keuangan, pemanfaatan QRIS dan Gerakan Cinta, Bangga, Paham Rupiah.

Melalui penggunaan QRIS, jamaah turut berpartisipasi dalam mendorong perluasan transaksi non-tunai, termasuk untuk penyaluran infak dan wakaf. Dana yang terkumpul selanjutnya akan disalurkan kepada pihak yang membutuhkan serta mendukung program wakaf produktif bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

Melalui kegiatan ini, Bank Indonesia berharap literasi ekonomi dan keuangan syariah masyarakat semakin meningkat, akseptasi pembayaran digital kian meluas, serta sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan semakin kuat dalam mengembangkan ekosistem ekonomi syariah yang inklusif dan berkelanjutan di Kalimantan Utara. (*)

Reporter: Sunny Celine T

Editor: Endah Agustina

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *