benuanta.co.id, TARAKAN – Program Makan Bergizi (MBG) di SMP Negeri 2 Tarakan terhenti sementara selama lima hari setelah viralnya keluhan terkait menu dan pengemasan.
Pihak sekolah kini masih menunggu kepastian pembukaan kembali dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Kepala SMPN 2 Tarakan, Abdul Rahman mengungkapkan hal tersebut saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Kota Tarakan, Senin (2/3/2026).
“Dalam SOP pemberian MBG, ketika ada permasalahan yang viral atau dianggap tidak sesuai harapan, maka akan dilaksanakan pemberhentian sementara. Sampai hari ini kami masih bertanya-tanya sampai kapan,” ujarnya dalam RDP yang digelar di Kantor DPRD Tarakan, Senin (2/3/2026).
Ia menjelaskan persoalan bermula saat viralnya isu kesesuaian menu dan pendanaan, Senin (23/2/2026) lalu. Pada keesokan harinya, distribusi disebut sudah diperbaiki bahkan melebihi ekspektasi.
Namun, distribusi dihentikan pada Rabu (25/2/2026) dan hingga kini sudah berjalan 5 hari program tersebut belum kembali berjalan.
Menurutnya, evaluasi dilakukan pada level SPPG, bukan sekolah. Untuk wilayah dapur yang sama, beberapa sekolah turut terdampak, di antaranya SMA Negeri 1 Tarakan dan SD Negeri 024 Tarakan.
Abdul Rahman juga menilai perlu adanya mekanisme pengaduan yang lebih sistematis agar persoalan dapat diselesaikan secara internal tanpa harus langsung viral. “Tidak semua permasalahan itu unsur kesengajaan. Misalnya dari ribuan telur, pasti ada satu yang rusak dan itu di luar pengetahuan,” jelasnya.
Sementara itu, Koordinator Wilayah (Korwil) SPPG Tarakan, Dewi, membenarkan adanya penghentian sementara terhadap tiga SPPG di Tarakan.
“Itu nanti bisa dibuka kembali asal administrasinya lengkap. Pengajuannya masih dalam proses dan diolah di pusat karena dari pusat penutupannya,” terangnya.
Ia menyebut tiga SPPG yang diskors berada di Juata Laut, Kampung Empat dan Karang Anyar dengan dampak sekitar 10 hingga 15 sekolah. “Kalau administrasinya cepat (selesai), ya cepat dibuka,” pungkasnya. (*)
Reporter: Sunny Celine T
Editor: Endah Agustina







