Ketergantungan Pasokan Luar Tinggi, Kebutuhan Telur di Kaltara Capai 25 Ribu Ton per Tahun

benuanta.co.id,BULUNGAN – Sebagai provinsi muda, Kalimantan Utara (Kaltara) masih bergantung pada pasokan telur dan daging ayam dari luar daerah.

Produksi peternak lokal belum mampu mengimbangi kebutuhan konsumsi masyarakat.

Pelaksana Tugas Kepala Bidang Ketahanan Pangan pada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kaltara, Suhaeli mengatakan, kebutuhan telur di Kaltara itu mencapai 25.685 ton per tahun. Adapun produksi lokal baru sekitar 2.108 ton per tahun.

Baca Juga :  Mudik Lebaran Gratis, Gubernur Zainal Lobi Harga Tiket Pesawat Tanjung Selor-Balikpapan

“Masih terdapat kekurangan sekitar 23 ribu ton yang selama ini dipenuhi dari luar daerah,” katanya Senin, (23/2/2026)

Menurut dia, pemerintah provinsi berupaya menekan ketergantungan tersebut dengan mendorong peningkatan produksi melalui pola kemitraan. Skema ini diharapkan memperkuat kapasitas peternak lokal sekaligus meningkatkan pasokan dalam daerah.

Pemerintah juga menyiapkan program pengembangan ayam petelur. Kabupaten Bulungan menjadi salah satu lokasi utama, dengan tujuh titik pengembangan yang akan menerima bantuan bibit ayam umur sehari (DOC) dan pakan.

Baca Juga :  Rakor Tim Pora Fokuskan Pengawasan Aktivitas Orang Asing di Empat Wilayah Kaltara 

Selain komoditas telur dan daging ayam, pemerintah daerah mendorong peningkatan produksi pangan lain, seperti beras, sayur, dan buah. Upaya ini ditujukan untuk memperkuat ketahanan pangan daerah secara berkelanjutan.

Suhaeli mengatakan keterlibatan petani dan peternak lokal penting, tidak hanya untuk menjamin pasokan pangan, tetapi juga menjaga perputaran ekonomi tetap berada di daerah.

Baca Juga :  Standar Nilai Masuk SMA Garuda Kaltara Lebih Rendah Dibandingkan Jawa dan Sumatera

“Kalau petani dan peternak kita berdaya, ekonomi daerah ikut tumbuh. Itu yang terus kami dorong,” pungkasnya. (*)

Reporter: Ike Julianti

Editor: Endah Agustina

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *