Kaltara dapat Dukungan Program Pertanian Rp500 Miliar untuk Optimasi Lahan

benuanta.co.id, BULUNGAN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mendapat dukungan program strategis dari Kementerian Pertanian (Kementan) senilai Rp500 miliar. Bantuan itu bukan berupa dana transfer ke daerah, melainkan paket kegiatan langsung untuk petani.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kaltara, Heri Rudiyono, mengatakan dukungan tersebut mencakup optimasi lahan, cetak sawah, serta bantuan benih dan alat mesin pertanian (alsintan) yang disalurkan langsung kepada kelompok tani. “Jadi Rp500 miliar itu akumulasi program pusat. Bukan dana masuk ke Pemprov,” sebutnya, Sabtu (20/9/2025).

Dalam skema optimasi lahan, Kaltara mendapat alokasi sekitar 10.258 hektare di Kabupaten Tana Tidung. Program cetak sawah ditargetkan mencakup 7.000 hektare di Sesayap. Namun, realisasi optimasi lahan baru sekitar 1.000 hektare akibat kendala teknis. Pemerintah menargetkan percepatan hingga akhir tahun, termasuk peluncuran cetak sawah sekaligus tanam perdana di Tarakan pada 29 September.

Heri menyebut Kementan kini menerapkan model baru dengan menggabungkan tahapan Survei Investigasi Desain (SID) dan cetak sawah. “Dengan model ini, proses bisa lebih cepat sehingga produksi padi di Kaltara diharapkan segera meningkat,” katanya.

Selain program lahan, varietas padi lokal unggulan ZAP 86 juga mulai ditanam di beberapa lokasi. Varietas ini diproyeksikan menghasilkan rata-rata lebih dari 5 ton per hektare. Gubernur Kaltara, Zainal Arifin Paliwang, optimistis program dan varietas baru itu akan mendongkrak hasil panen. “Target kita, produksi padi di Kaltara bisa terus naik,” ujarnya singkat.

Program optimasi lahan dan cetak sawah diharapkan tak hanya memperluas areal tanam, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan Kaltara di masa mendatang. (*)

Reporter: Ike Julianti

Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *