Tren Penumpang Rute Semarang dan Yogyakarta lewat Bandara Internasional Juwata Tarakan Menurun

Kabar Kaltara1,413 views

benuanta.co.id, TARAKAN – Bandara Internasional Juwata Tarakan kini memiliki dua rute penerbangan langsung menuju Semarang dan Yogyakarta. Namun terdapat penurunan tren jumlah penumpang sehingga pihak bandara mengajak masyarakat Kalimantan Utara bersama-sama menjaga keberlangsungan layanan tersebut.

Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas I Utama Juwata Tarakan, Bambang Hartato, menjelaskan proses membuka rute penerbangan baru bukan hal yang sederhana.

“Kita membuka rute itu kan tidak mudah, kita rebutan pesawat serta banyak lika-liku yang perlu dipersiapkan,” jelasnya, Senin (15/9/2025) lalu.

Baca Juga :  Gubernur Kaltara Sambut Baik Rencana Pemerintah Pusat Tanggung Gaji PPPK

Menurutnya, saat awal dibuka, rute Tarakan–Semarang dan Tarakan–Yogyakarta menunjukkan tren cukup baik. Namun dalam beberapa waktu terakhir, tingkat keterisian kursi menurun sehingga perlu perhatian bersama.

“Awal menunjukkan tren yang cukup baik dari segi penumpang. Tapi sekaranf-sekarang ini lagi down,” ucapnya.

Meski tren penumpang menurun, UPBU Juwata tidak ingin rute tersebut hilang begitu saja. “Harapannya dua rute yang sudah kita upayakan ini, kita mengajak bagaimana menjaga dan mengembangkan rute itu bisa terus terbang dengan tren positif,” terangnya.

Baca Juga :  Industri Mikro dan Kecil di Kaltara Serap 11.752 Tenaga Kerja, Didominasi Pekerja Perempuan

Ia menambahkan, keberlangsungan rute penerbangan tidak hanya bergantung pada pihak maskapai dan bandara, tetapi juga keterlibatan masyarakat. “Kalau ramai kan buat kita juga, buat masyarakat Kalimantan Utara,” katanya.

Bambang menilai konektivitas udara sangat penting untuk mendukung mobilitas masyarakat dan membuka akses ekonomi. “Kalau kita punya bandara terus akses yang mengoneksikan kita ke beberapa kota ataupun internasional tidak ada, ya sangat sayangkan juga,” ujarnya.

Baca Juga :  Reklamasi dan Revegetasi Jadi Perhatian Pemprov Kaltara untuk Jaga Lingkungan

Karena itu, ia mengajak seluruh warga Kaltara untuk memanfaatkan rute yang ada sehingga tidak terancam ditutup. “Kalau bukan kita siapa lagi, itu mari kita ramaikan untuk kita semua,” pungkasnya. (*)

Reporter: Eko Saputra

Editor: Endah Agustina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *