Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Gubernur Kaltara Ajak Semua Pihak Jaga Lingkungan Sekitar

benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Dalam rangka memperingati hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) gelar kegiatan bersih lingkungan dengan memungut sampah plastik bersama Pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) se-Tanjung Selor.

Kegiatan ini sendiri bertujuan untuk menjaga lingkungan-lingkungan wisata seperti Tepi Kayan, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan.

“Hal ini mungkin terlihat sederhana tapi masih banyak dari kita yang lalai untuk membuang sampah pada tempatnya. Makanya dalam Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini, semua pihak bisa tergugah untuk menjaga lingkungan,” kata Gubernur Provinsi Kaltara, Zainal Arifin Paliwang, Kamis (5/6/2025).

Baca Juga :  Pemprov Kaltara Masih Hitung Kebutuhan, Usulan CPNS 2026 Belum Diajukan

Ia menjelaskan saat ini kuantitas dari sampah di daerah Kaltara masih berada di garis kewajaran dan tidak menumpuk seperti daerah kota-kota besar.

Meski demia kita, ia tetap mendorong agar semua pihak tetap mengurangi kadar sampah dengan tidak menggunakan barang-barang berbahan plastik atau yang susah terurai.

“Kita terus berupaya untuk mengurangi kadar sampah plastik seperti melarang pembuangan sampah di ungai, mendorong ketersediaan tempat sampah rumahan, hingga berupaya mengelolah sampah menjadi bahan daur ulang yang bermanfaat,” jelasnya.

Baca Juga :  Status 'Waspada' Tsunami di Pesisir Kaltara Berakhir

“Apalagi Presiden Prabowo Subianto menargetkan pengurangan sampah berbahan plastik secara nasional dan di mulai dari daerah, sehingga pemerintah daerah juga harus menunjukan upaya,” tambahnya.

Selain itu, ia juga mengimbau kepada pengelola speedboat untuk menyiapkan minimal satu tempat sampah di setiap speedboat agar para penumpang tidak membuang sampah ke sungai dan Laut.

Baca Juga :  Pemprov Kaltara Kembali Raih WTP, Torehkan Prestasi 12 Kali Berturut-turut

“Masyarakat juga saya harap untuk tidak lagi menggunakan bahan plastik sekali pakai atau lainnya. Tapi gunakannya bahan yang bisa terurai dengan baik atau bahan yang bisa didaur ulang,” pungkasnya. (*)

Reporter: Osarade

Editor: Yogi Wibawa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *