Bangunan Koperasi Desa Merah Putih di Kaltara Bertambah, Operasional Masih Tersendat Modal

Kabar Kaltara1,030 views

benuanta.co.id, BULUNGAN – Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kalimantan Utara (Kaltara) terus berjalan meski belum seluruhnya dapat beroperasi. Dari target 411 koperasi yang tersebar di kabupaten dan kota, sekitar 180 bangunan telah berdiri. Namun koperasi yang telah menjalankan aktivitas usaha diperkirakan baru mencapai 10 persen.

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM (Disperindagkop) Kaltara Edy Suharto, perkembangan pembangunan fisik koperasi menunjukkan kemajuan. Kendati demikian, sebagian besar koperasi masih menghadapi keterbatasan modal usaha sehingga belum dapat mengoperasikan gerai maupun unit bisnis yang direncanakan.

“Dari total 411 KDMP, saat ini sekitar 180 bangunan sudah berdiri. Namun yang sudah beroperasi sampai hari ini mungkin baru sekitar 10 persen,” sebutnya, Ahad (19/7/2026).

Baca Juga :  Karhutla di Kaltara Meluas, Dishut Catat Titik Kebakaran di Kawasan Hutan

Menurut Edy, persoalan utama yang dihadapi pengelola koperasi adalah minimnya modal kerja. Koperasi memerlukan dana untuk pengadaan barang dagangan, pengisian gerai, serta menjalankan aktivitas usaha agar dapat melayani masyarakat.

Di sisi lain, pemerintah desa disebut belum memiliki ruang fiskal untuk memberikan tambahan anggaran. Sebagian dana desa telah digunakan untuk pembangunan gedung koperasi sehingga kemampuan pembiayaan operasional menjadi terbatas.

Baca Juga :  Antrean Online Digenjot, RSUD Jusuf SK Diminta Tak Abaikan Pasien Lansia

“Kalau dari desa memang anggarannya sudah tidak ada. Dana desa sebagian sudah terpotong untuk pembangunan gerai koperasi,” jelasnya.

Karena itu, pemerintah daerah masih menunggu dukungan pembiayaan melalui skema pinjaman modal yang direncanakan disalurkan melalui Danantara. Bantuan tersebut diharapkan dapat digunakan untuk mengisi kebutuhan barang dan mempercepat operasional koperasi.

Selain masalah permodalan, Edy mengatakan masih terdapat sejumlah bangunan koperasi yang proses pembangunannya belum rampung. Beberapa gedung yang telah selesai juga masih menunggu proses serah terima sarana dan prasarana sebelum dapat dimanfaatkan.

Baca Juga :  FPI Dorong Regulasi LGBT Masuk Agenda Daerah

Meski menghadapi sejumlah kendala, DPPK-UKM tetap mengapresiasi perkembangan pembangunan KDMP di berbagai daerah. Pemerintah berharap seluruh koperasi yang telah dibangun dapat segera beroperasi sehingga tujuan penguatan ekonomi desa melalui program tersebut dapat tercapai. (*)

Reporter: Ike Julianti

Editor: Endah Agustina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *