Pawai Budaya di Bumi Paguntaka Hari Ini Libatkan 7.000 Pejalan Kaki

benuanta.co.id, TARAKAN – Rangkaian festival Iraw Tengkayu 2022 digelar salah satunya ialah pawai budaya. Pawai ini melibatkan pejalan kaki dan juga kendaraan hias yang sudah didesain sedemikian rupa.

Berdasarkan pantauan benuanta.co.id di lapangan terdapat beragam peserta pawai budaya ini di antaranya berasal dari kalangan instansi Pemerintah Kota Tarakan, kalangan organisasi daerah dan masyarakat, sekolah dan lainnya.

Pada kendaraan hias juga tampak peserta merias sesuai dengan tema masing-masing.

Wali Kota Tarakan, dr. Khairul, M. Kes menyaksikan secara langsung pawai budaya ini. Ia mengatakan terdapat 197 kendaraan dan 7.000 orang pejalan kaki dan sepeda hias.

Menyoal pelaksanaan Iraw yang digelar pada bulan ini sudah melalui diskusi panjang dengan tokoh adat suku Tidung serta pihak lainnya.

“Mau dilaksanakan bulan Desember atau kapan pun tidak ada masalah sebenarnya. Hanya saja persoalan air (laut) jadi airnya tidak boleh terlalu tinggi dan terlalu dalam,” ujarnya di dalam sambutan, Kamis (6/10/2022).

Ia menerangkan bahwa Iraw Tengkayu identik dengan penurunan perahu Padaw Tujuh Dulung, sehingga jika air terlalu dangkal atau terlalu tinggi mempengaruhi perahu untuk perjalanan ke tengah laut.

Untuk diketahui Iraw Tengkayu dilakukan setiap 2 tahun sekali. Namun, Khairul menyebut bahwa pihaknya telah mencanangkan Iraw Tengkayu yang digelar pada setiap tahunnya. Terlebih Iraw Tengkayu masuk ke dalam 100 rentetan event nasional.

“Saya pikir ini bisa dijadikan sebagai sesuatu yang dikemas menjadi kegiatan. Biasanya diselenggarakan saat HUT Tarakan di Desember, tapi dimajukan karena tidak ada kaitannya dengan bulan. Karena Iraw ini pesta rasa syukur Masyarakat tidung yang ditujukan kepada laut, karena mayoritas profesi nelayan,” beber Khairul.

Ia berharap melalui kemeriahan rangkaian Iraw Tengkayu ini dapat menjaga stabilitas kota dan kekompakan masyarakat Kota Tarakan.

Adapun rute ini di mulai dari Stadion Datu Adil Tarakan, Jalan P Sumatra menuju ke Jalan Jenderal Sudirman lalu ke Simpang Tiga Jalan Yos Sudarso menuju ke Jalan Kusuma Bangsa dan finish kembali Stadiun Datu Adil.

Sementara untuk rute pejalan kaki dimulai dari Stadion Datu Adil Tarakan menuju ke Satrol Lantamal XIII Tarakan.(*)

Reporter: Endah Agustina
Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *