628 Kg Produk Perikanan Kaltara Diekspor Langsung dari Tarakan ke Hong Kong

benuanta.co.id, TARAKAN – Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) Kalimantan Utara (Kaltara) mencatat sejarah baru dalam perdagangan internasional daerah melalui ekspor langsung perdana komoditas unggulan perikanan dari Tarakan menuju Hong Kong.

Ekspor langsung ini menjadi tonggak penting dalam membuka akses perdagangan internasional langsung dari wilayah perbatasan menuju pasar global. Momentum tersebut juga menjadi hasil nyata dari akselerasi dan sinergi yang dibangun oleh Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Kalimantan Utara bersama instansi terkait, pelaku usaha, dan stakeholder lintas sektor dalam mendorong terwujudnya jalur ekspor langsung dari Kaltara.

Baca Juga :  Pemerintah Pastikan Tarif Pajak 0,5 Persen UMKM Berlaku Permanen

Kepala BKHIT Kaltara, Ichi Langlang Buana Machmud menjelaskan, pada ekspor perdana ini komoditas unggulan yang dikirim berupa fresh pomfret fish dan daggertooth pike conger melalui perusahaan eksportir PT Royal Phinisi Julian.

Sebanyak 25 boks dengan total berat bersih mencapai 628 kilogram diberangkatkan langsung dari Tarakan menuju Hong Kong. Pengiriman tersebut menjadi bukti meningkatnya daya saing produk perikanan asal Kalimantan Utara di pasar internasional.

“Ekspor langsung perdana komoditas unggulan Kalimantan Utara menjadi tonggak bersejarah dalam membuka akses perdagangan internasional langsung dari wilayah perbatasan menuju pasar global,” ujarnya.

Baca Juga :  Kunjungi PLBN Labang, Rahmawati Soroti Kebutuhan Nakes di Wilayah Perbatasan

Ia menerangkan, keberhasilan ekspor langsung tersebut tidak hanya menjadi simbol kemajuan sektor perdagangan dan logistik daerah, tetapi juga menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat sistem perkarantinaan.

Selain itu, pengawasan mutu dan keamanan komoditas juga terus diperkuat untuk memastikan produk asal Kalimantan Utara mampu memenuhi standar pasar internasional.

Menurutnya, percepatan layanan ekspor yang efektif dan efisien menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran distribusi komoditas unggulan daerah ke luar negeri.

Baca Juga :  Pemprov Kaltara Masih Hitung Kebutuhan, Usulan CPNS 2026 Belum Diajukan

“Kehadiran jalur ekspor langsung dari Kalimantan Utara diharapkan mampu membuka peluang pasar yang lebih luas, meningkatkan nilai tambah bagi pelaku usaha, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, langkah tersebut menjadi bukti bahwa Kalimantan Utara kini semakin siap tampil sebagai gerbang baru perdagangan ekspor Indonesia di kawasan perbatasan.

Tak hanya itu, ekspor langsung ini juga diharapkan mampu memperkuat posisi Indonesia di pasar internasional, khususnya dalam sektor perikanan dan komoditas unggulan daerah. (*)

Reporter: Sunny Celine T

Editor: Endah Agustina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *